Connect With Us

Upaya Pemkot Tangerang Tingkatkan Sistem Jaringan Jalan

Advertorial | Selasa, 28 Agustus 2018 | 09:11

Plt Sekretaris Dinas PUPR, Decky P. Koesrindartono. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya memberikan manfaat yang maksimal kepada masyarakat.

Dinas PUPR akan menata 38 titik simpang sebidang seperti pertigaan dan perempatan jalan. Upaya ini dalam rangka mengurai kemacetan dan meningkatkan sistem jaringan jalan.

Plt Sekretaris Dinas PUPR, Decky P. Koesrindartono mengatakan, penataan 38 titik simpang sebidang meliputi geometrik jalan akan disesuaikan dengan kondisi terkini.

Menurutnya, cara tersebut menjadi salah satu solusi efektif dalam memperlancar kendaraan yang melintas.

"Misalkan tikungan terlalu tajam karena traffic yang padat jadi perlu dilebarkan, atau bisa juga kita buatkan looping," ujarnya, Selasa (28/8/2018).

Ia menjelaskan penataan simpiang jalan dilakukan penanganan secara 'landed' bukan overpass. Sebab, anggarannya cukup efektif dalam mengatasi permasalahan di simpang jalan.

"Karena kebanyakan masalah kemacetan itu ada di simpang, karena jalan di Kota Tangerang jarak simpangnya dekat-dekat berbeda dengan di daerah lain. Selain itu penataan tidak memerlukan pembebasan lahan yang besar," ucapnya.

Salah satu simpang jalan yang padat akan arus lalu lintas adalah simpang jembatan pintu air sepuluh. Di sana, sudah dibuat sodetan jalan di samping gedung PUPR.

"Sudah dibuat putarannya, juga sodetan jalan jadi nanti tidak ada lagi 'crossing' di simpang itu," ungkapnya.

Selain itu, dalam rangka meningkatkan sistem jaringan jalan lainnya, Dinas PUPR juga berencana membangun jembatan baru di belakang gedung Cisadane, Kota Tangerang pada tahun 2018 ini.

Decky mengatakan membangun jembatan dinilai salah satu upaya yang objektif untuk mengurai kemacetan. Karena, Kota Tangerang berbeda dengan kota lainnya yaitu terbelah dengan sungai Cisadane.

"Intinya untuk memperluas sistem jaringan jalan karena kota kita ini terbelah dengan sungai Cisadane salah satunya dengan membuat jembatan," ucapnya.

Sebelumnya, Dinas PUPR juga telah berhasil merampungkan dua jembatan besar yang dampaknya kini teramat dirasakan. Dua jembatan yang telah rampung tersebut adalah Jembatan Teuku Umar dan Jembatan Berendeng.

"Memang kalau dirasakan benar-benar itu dampak terhadap kemacetan lalu lintasnya luar biasa, langsung lancar," imbuhnya.(ADV)

OPINI
Kandang Setan di Kota Akhlak

Kandang Setan di Kota Akhlak

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:52

Tangerang dengan stempel "Akhlakul Karimah"-nya itu ibarat seorang pria yang pakai setelan jas rapi dan wangi parfum surga, tapi diam-diam menyembunyikan luka borok bernanah di balik celananya.

KAB. TANGERANG
Banjir Tangerang Makin Parah Gegara Alih Fungsi Lahan, DPRD Desak Revisi Perda RTRW

Banjir Tangerang Makin Parah Gegara Alih Fungsi Lahan, DPRD Desak Revisi Perda RTRW

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:35

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang bakal melakukan evaluasi terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nomor 9 Tahun 2020 akibat banyaknya titik banjir yang ada di wilayah tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill