Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya memberikan manfaat yang maksimal kepada masyarakat.
Dinas PUPR akan menata 38 titik simpang sebidang seperti pertigaan dan perempatan jalan. Upaya ini dalam rangka mengurai kemacetan dan meningkatkan sistem jaringan jalan.
Plt Sekretaris Dinas PUPR, Decky P. Koesrindartono mengatakan, penataan 38 titik simpang sebidang meliputi geometrik jalan akan disesuaikan dengan kondisi terkini.
Menurutnya, cara tersebut menjadi salah satu solusi efektif dalam memperlancar kendaraan yang melintas.
"Misalkan tikungan terlalu tajam karena traffic yang padat jadi perlu dilebarkan, atau bisa juga kita buatkan looping," ujarnya, Selasa (28/8/2018).
Ia menjelaskan penataan simpiang jalan dilakukan penanganan secara 'landed' bukan overpass. Sebab, anggarannya cukup efektif dalam mengatasi permasalahan di simpang jalan.
"Karena kebanyakan masalah kemacetan itu ada di simpang, karena jalan di Kota Tangerang jarak simpangnya dekat-dekat berbeda dengan di daerah lain. Selain itu penataan tidak memerlukan pembebasan lahan yang besar," ucapnya.
Salah satu simpang jalan yang padat akan arus lalu lintas adalah simpang jembatan pintu air sepuluh. Di sana, sudah dibuat sodetan jalan di samping gedung PUPR.
"Sudah dibuat putarannya, juga sodetan jalan jadi nanti tidak ada lagi 'crossing' di simpang itu," ungkapnya.
Selain itu, dalam rangka meningkatkan sistem jaringan jalan lainnya, Dinas PUPR juga berencana membangun jembatan baru di belakang gedung Cisadane, Kota Tangerang pada tahun 2018 ini.
Decky mengatakan membangun jembatan dinilai salah satu upaya yang objektif untuk mengurai kemacetan. Karena, Kota Tangerang berbeda dengan kota lainnya yaitu terbelah dengan sungai Cisadane.
"Intinya untuk memperluas sistem jaringan jalan karena kota kita ini terbelah dengan sungai Cisadane salah satunya dengan membuat jembatan," ucapnya.
Sebelumnya, Dinas PUPR juga telah berhasil merampungkan dua jembatan besar yang dampaknya kini teramat dirasakan. Dua jembatan yang telah rampung tersebut adalah Jembatan Teuku Umar dan Jembatan Berendeng.
"Memang kalau dirasakan benar-benar itu dampak terhadap kemacetan lalu lintasnya luar biasa, langsung lancar," imbuhnya.(ADV)
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews