Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya memberikan manfaat yang maksimal kepada masyarakat.
Dinas PUPR akan menata 38 titik simpang sebidang seperti pertigaan dan perempatan jalan. Upaya ini dalam rangka mengurai kemacetan dan meningkatkan sistem jaringan jalan.
Plt Sekretaris Dinas PUPR, Decky P. Koesrindartono mengatakan, penataan 38 titik simpang sebidang meliputi geometrik jalan akan disesuaikan dengan kondisi terkini.
Menurutnya, cara tersebut menjadi salah satu solusi efektif dalam memperlancar kendaraan yang melintas.
"Misalkan tikungan terlalu tajam karena traffic yang padat jadi perlu dilebarkan, atau bisa juga kita buatkan looping," ujarnya, Selasa (28/8/2018).
Ia menjelaskan penataan simpiang jalan dilakukan penanganan secara 'landed' bukan overpass. Sebab, anggarannya cukup efektif dalam mengatasi permasalahan di simpang jalan.
"Karena kebanyakan masalah kemacetan itu ada di simpang, karena jalan di Kota Tangerang jarak simpangnya dekat-dekat berbeda dengan di daerah lain. Selain itu penataan tidak memerlukan pembebasan lahan yang besar," ucapnya.
Salah satu simpang jalan yang padat akan arus lalu lintas adalah simpang jembatan pintu air sepuluh. Di sana, sudah dibuat sodetan jalan di samping gedung PUPR.
"Sudah dibuat putarannya, juga sodetan jalan jadi nanti tidak ada lagi 'crossing' di simpang itu," ungkapnya.
Selain itu, dalam rangka meningkatkan sistem jaringan jalan lainnya, Dinas PUPR juga berencana membangun jembatan baru di belakang gedung Cisadane, Kota Tangerang pada tahun 2018 ini.
Decky mengatakan membangun jembatan dinilai salah satu upaya yang objektif untuk mengurai kemacetan. Karena, Kota Tangerang berbeda dengan kota lainnya yaitu terbelah dengan sungai Cisadane.
"Intinya untuk memperluas sistem jaringan jalan karena kota kita ini terbelah dengan sungai Cisadane salah satunya dengan membuat jembatan," ucapnya.
Sebelumnya, Dinas PUPR juga telah berhasil merampungkan dua jembatan besar yang dampaknya kini teramat dirasakan. Dua jembatan yang telah rampung tersebut adalah Jembatan Teuku Umar dan Jembatan Berendeng.
"Memang kalau dirasakan benar-benar itu dampak terhadap kemacetan lalu lintasnya luar biasa, langsung lancar," imbuhnya.(ADV)
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGMasyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Masyarakat Banten belakangan merasakan suhu udara yang lebih panas dari biasanya. Kondisi tersebut ternyata berkaitan dengan peralihan musim yang sedang berlangsung di wilayah Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews