Connect With Us

Pembacok Ustaz di Teluknaga Mungkin Sakit Jiwa

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 6 September 2018 | 17:33

Polisi mengamankan Tersangka berinisial Ardat, 27, Pelaku yang tega menganiaya saudaranya Ahmad Rosadi, 32, yang sebagai Ustad di Pondok Pesantren Darul Ibtida, Desa Pangkalan, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Polisi masih menyelidiki kasus pembacokan yang menimpa Ustaz Ahmad Rosadi, 32, di Pondok Pesantren Darul Ibtida, Desa Pangkalan, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Pelaku yakni Ardat, 27, yang masih sepupu korban kini telah diamankan Mapolres Metro Tangerang.

Diduga kuat, pelaku mengidap sakit jiwa. Karena, dalam kesehariannya, pelaku kerap membawa golok kemana pun ia pergi.

"Menurut pihak keluarga bahwa pelaku pernah mengalami gangguan jiwa. Tapi belum bisa dipastikan ini motifnya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi, Kamis (6/9/2018).

Deddy mengatakan proses penyelidikan ikhwal kasus tersebut masih berlangsung. Saksi-saksi juga masih menjalani pemeriksaan. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari maupun menggali informasi lebih jauh guna menemukan titik terang.

"Kami akan memeriksa kejiwaan pelaku," imbuhnya.

Lanjutnya, sejumlah barang bukti juga telah diamankan seperti  sorban yang dipakai korban peristiwa itu terjadi.

"Barang buktinya sebilah golok, sorban dengan bercak darah, peci berwarna putih, potongan rambut dan kain warna putih," jelasnya.

Hingga kini, pelaku masih mendekam di tahanan Polres Metro Tangerang. Sedangkan korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang.

"Korban dan pelaku memiliki hubungan saudara yaitu sepupu," tukasnya.(RMI/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

BANTEN
Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:48

Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill