Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Polisi masih menyelidiki kasus pembacokan yang menimpa Ustaz Ahmad Rosadi, 32, di Pondok Pesantren Darul Ibtida, Desa Pangkalan, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Pelaku yakni Ardat, 27, yang masih sepupu korban kini telah diamankan Mapolres Metro Tangerang.
Diduga kuat, pelaku mengidap sakit jiwa. Karena, dalam kesehariannya, pelaku kerap membawa golok kemana pun ia pergi.
"Menurut pihak keluarga bahwa pelaku pernah mengalami gangguan jiwa. Tapi belum bisa dipastikan ini motifnya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi, Kamis (6/9/2018).
Deddy mengatakan proses penyelidikan ikhwal kasus tersebut masih berlangsung. Saksi-saksi juga masih menjalani pemeriksaan. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari maupun menggali informasi lebih jauh guna menemukan titik terang.
"Kami akan memeriksa kejiwaan pelaku," imbuhnya.
Lanjutnya, sejumlah barang bukti juga telah diamankan seperti sorban yang dipakai korban peristiwa itu terjadi.
"Barang buktinya sebilah golok, sorban dengan bercak darah, peci berwarna putih, potongan rambut dan kain warna putih," jelasnya.
Hingga kini, pelaku masih mendekam di tahanan Polres Metro Tangerang. Sedangkan korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang.
"Korban dan pelaku memiliki hubungan saudara yaitu sepupu," tukasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
PT PLN Persero mulai menggeber proyek energi terbarukan skala besar melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews