Connect With Us

Kepergok Maling, Wahyu Diringkus Gasak 4 Ponsel Tukang Mie Ayam di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 9 September 2018 | 14:00

Wahyu, pencuri ponsel milik penjual mie ayam memakai baju tahanan Polsek Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Teriakan maling yang keluar dari mulut istri penjual mie ayam, Yuliasih, membuat warga yang bermukim di Jalan TMP Taruna, Sukaasih, Kota Tangerang, heboh.

Warga yang mendengar teriakan itu ramai-ramai mengejar seorang pencuri bernama Wahyu alias Edo. Alhasil, Wahyu pun diringkus warga dan polisi yang kebetulan sedang patroli.

Insiden yang terjadi pada Minggu (9/9/2018), sekitar pukul 05.00 WIB itu bermula ketika suami Yuliasih, Sofyan pergi ke pasar membeli bahan untuk perlengkapan menjual mie ayam.

Namun, Sofyan lupa mengunci pintu rumahnya yang terletak di Jalan TMP Taruna RT04/02, Sukasari. Keadaan rumah yang lengang pun dimanfaatkan Wahyu untuk mencuri.

Kuli bangunan asal Kampung Melayu, Jakarta Barat ini menyusupi rumah korban sambil membawa perkakas untuk mencuri berupa satu buah kunci letter T dan dua buah mata kunci letter T. 

"Pelaku masuk ke dalam rumah korban dan mengambil empat telepon genggam yang tergeletak di ruangan rumah," kata Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono.

Sayangnya, saat menggasak empat unit ponsel milik keluarga penjual mie ayam ini maling tersebut kepergok Yuliasih.

Yuliasih pun berteriak, hingga pelaku melarikan diri dengan membawa ponsel hasil curiannya tersebut. Terjadilah aksi kejar-kejaran antara warga dengan pelaku. 

"Tetangga bersama warga lainnya mengejar pelaku hingga ke jalan raya. Sehingga pelaku berhasil ditangkap warga bersama Aiptu Ambar Anggota Sabhara yang sedang patroli," jelas Ewo.

Beruntung pelaku lebih dulu diamankan polisi sehingga terhindar dari amukan warga. Ewo mengatakan dari tangan pelaku ditemukan empat unit ponsel hasil curian dan satu buah kunci letter T serta dua buah mata kunci leter T.

"Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Tangerang guna proses lebih lanjut," paparnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, 119 Desa Terendam 62 Ribu Jiwa Terdampak

Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, 119 Desa Terendam 62 Ribu Jiwa Terdampak

Jumat, 16 Januari 2026 | 19:39

Akibat banjir yang terjadi sejak hari Minggu 11 Januari 2026 hingga Jumat 16 Januari 2026, sebanyak 119 desa yang terletak di Kabupaten Tangerang terendam.

KOTA TANGERANG
Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:16

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill