Connect With Us

Kota Tangerang Akan Punya 7 Cagar Budaya Baru

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 13 September 2018 | 17:00

Taman Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak tujuh cagar budaya baru di Kota Tangerang akan ditetapkan pada tahun ini. Ketujuhnya telah melalui proses penilaian yang dilakukan oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Banten.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kasie Sejarah dan Pelestarian Budaya Disbudpar Kota Tangerang, Jajat Jafar.

Menurutnya, tujuh cagar budaya teranyar itu diantaranya Museum Pemasyarakatan di LP Anak Wanita, Rumah Asli Kolonial di Kelurahan Sukajadi, Makam Yudhanegara di Sangiang, Makam TB Mas Zakaria di Batuceper, Makam TMP Taruna, Rumah Gede Asrama Polisi di Ciledug dan Rumah Lim Tian Tiang di Karawaci.

"Kami mengajukan 10 Cagar budaya baru kepada Tim Ahli, namun sesuai penilaian ada tujuh yang memenuhi syarat dan bakal ditetapkan pada tahun ini," ujar Jajat, Kamis (13/9/2018).

Jajat mengatakan, tujuh cagar budaya yang telah lulus penilaian TACB tersebut melengkapi sembilan cagar budaya yang telah ditetapkan sebelumnya.

Adapun kesembilannya adalah Masjid Kalipasir, LP Anak Wanita, LP Anak pria, LP Pemuda klas 2, Pintu Air Pasar Baru, Stasiun kereta api Tangerang, Museum Benteng heritage, Vihara Boen San Bio, dan Vihara Boen Tek Bio.

"Tiga cagar budaya lainnya yang diajukan tidak memenuhi syarat diantaranya pintu Hex, kemudian perahu Peh Tjoen yang termasuk kategori benda budaya dan kereta jenasah di Boen Tek Bio yang dapat dimasukan kedalam museum," kata dia

Jajat menambahkan syarat-syarat ditetapkannya bangunan ataupun benda menjadi cagar budaya adalah berusia diatas lima puluh tahun tanpa adanya perubahan, kemudian memiliki nilai sejarah serta dapat dijadikan sarana pendidikan dan pengetauan bagi masyarakat.

Dalam upaya menjaga kelestarian cagar budaya, Pemkot Tangerang telah membangun prasasti di tujuh cagar budaya pada tahun 2018. Bangunan tersebut menggantikan papan nama yang sudah terpasang namun sifatnya tak permanen dan mudah dipindahkan.

"Prasasti agar masyarakat mengetahui keberadaan cagar budaya di Kota Tangerang," tutupnya.(MRI/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill