Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-AM, 19, nyaris diamuk massa saat hendak membobol sebuah kios sembako di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (12/9/2018) dini hari.
Pelaku beraksi bersama seorang rekannya yang berhasil melarikan diri sekitar pukul 03.30 WIB.
Namun, warga yang memergoki aksi keduanya akhirnya berhasil melumpuhkannya. Ia ditangkap dan nyaris menjadi bulan-bulanan massa yang kerap mudah terbakar api amarah ketika mendapatkan pelaku kejahatan.

"Mereka hendak maling barang berharga apa saja yang ada di kios. Kalau anggota telat datang ke TKP, tersangka sudah habis diamuk warga," kata Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim, Kamis (13/9/2018).
Rupanya pelaku telah membekali diri untuk mengantisipasi terjadinya bentrok fisik dengan korbannya, karena saat diamankan, petugas mendapatkan barang bukti sebilah senjata tajam dan beberapa peralatan untuk membobol gembok kios tersebut.
"Barang bukti yang kami amankan sebilah golok, sebuah baju kunci letter L tajam, dan satu unit sepeda motor Yamaha Vega R," tambahnya.
Pelaku yang tercatat warga Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang itu kini meringkuk dibalik jeruji besi Mapolsek Karawaci. Polisi juga tengah memburu satu pelaku lainnya.
"Ada dua orang yang diduga akan melakukan pencurian di kios. Tapi satu orang berhasil melarikan," kata Kapolsek.(MRI/RGI)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGTimnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews