Connect With Us

Mahasiswa Tingkat Akhir Tewas Terjun Bebas di Binus Alam Sutera

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 Oktober 2018 | 18:41

Ilustrasi Bunuh Diri. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang mahasiswa tingkat akhir tewas setelah terjun bebas dari gedung kampus Bina Nusantara (Binus), Jalan Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang, Kamis (4/10/2018).

Kapolsek Cipondoh Kompol Sutrisno menerangkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurutnya, korban bernama Richardo Reynardi, 21, warga Poris Indah, Cipondoh, Kota Tangerang tewas dalam keadaan telungkup.

"Jadi benar, kita olah tempat kejadian perkara (TKP). Tadi saya cari saksi, satpam denger ada suara benturan," ujarnya kepada TangerangNews.

Sutrisno menjelaskan, Ketika saksi mata mengecek sumber suara tersebut, rupanya korban sudah dalam keadaan tewas dengan kondisi mengeluarkan darah dari kepalanya.

"Korban sudah telungkup keluar darah. Menurut keperawatan korban sudah meninggal," tambahnya.

Sutrisno menduga korban terjun bebas antara lantai satu hingga lantai empat. Sebab, direkaman CCTV pada lantai lima, korban tidak tampak.

"Tidak ada pembunuhan. Sementara diduga dia jatuh dari lantai. Nah itu lantai berapanya tidak bisa digambarkan, yang jelas jatuh antara lantai 1 sampai 4," jelasnya.

Kini, jasad korban berada di RS Omni Alam Sutera Tangerang untuk diautopsi. Sementara, pihak kampus enggan berkomentar mengenai peristiwa ini.

Informasi yang dihimpun, korban merupakan mahasiswa tingkat akhir di kampus tersebut.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill