Connect With Us

Komplotan Curanmor & Penadah di Tangerang Diciduk Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 16 Oktober 2018 | 20:53

Polsek Jatiuwung berhasil mengamankan para pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor roda dua (curanmor) berikut dengan barang buktinya. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sembilan pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor roda dua (curanmor) beserta delapan sepeda motor berbagai merek dan tipe diamankan Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang.

Keenam pelaku dibekuk petugas di sebuah kontrakan di kawasan Sangiang Jaya, Periuk, Kota Tangerang beberapa waktu yang lalu.

Terbongkarnya sarang komplotan curanmor ini karena kecurigaan warga sebab dikontrakan tersebut banyak sepeda motor. Atas laporan warga itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Awalnya, petugas menyergap tiga pelaku berinisial FS, M, dan N di lokasi tersebut, saat itu ketiga pelaku datang ke lokasi dengan mengendarai dua sepeda motor merek Honda Beat.

Ternyata, saat digeledah, kecurigaan petugas bahwa mereka komplotan curanmor terbukti, karena dari saku celana salah seorang pelaku dan plafon kontrakan, ditemukan kunci letter T.

Kemudian, dua pelaku lainnya berhasil dibekuk saat proses pengembangan kasus tersebut, keduanya berinisial RJ dan VNS.

Tak berhenti sampai disitu, polisi kembali menangkap empat pelaku lainnya berinisial S, AY, J, dan Z.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan, jumlah pelaku yang berhasil ditangkap sembilan orang beserta delapan unit motor hasil curiannya.

"Enam pelaku berisinial S, AY,J, Z, RJ, dan VNS kami kenakan pasal 363 KUHP, sementara tiga lainnya berinisial FS, M, dan N kami kenakan pasa 480 KUHP karena berperan sebagai penadah," ucap Eliantoro dalam jumpa pers di Mapolsek Jatiuwung, Selasa (16/10/2018).

Lanjut Eliantoro, target lokasi sindikat curanmor ini menyasar perumahan warga, kontrakan, jalan raya, juga pertokoan di wilayah Tangerang.

Para pelaku, lanjut Eliantoro telah beraksi di 11 lokasi di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

RJ, salah satu pelaku, saat memperagakan aksi pencurian dengan menggunakan kunci Letter T itu hanya membutuhkan waktu singkat untuk membawa lari sepeda motor korbannya.

"Kurang lebih dua sampai tiga menit, paling lama lima menit," kata RJ usai memperagakan aksinya tersebut.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill