KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Bekelir dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengambang di Sungai Cisadane, Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kota Tangerang, Kamis (18/10/2018).
"Ada mayat dengan posisi telungkup tiba-tiba ngambang di kali itu," ujar Syamsul, warga Kampung Bekelir.
Warga dan pengendara yang melintas pun tampak berjejeran di tepi sungai Cisadane, karena penasaran ingin melihat mayat berjenis kelamin laki-laki yang tidak berbusana lengkap itu.

Mayat tanpa identitas itu sendiri ditemukan warga dengan keadaan telungkup yang mengambang di diantara tumpukan sampah sekitar pukul 07.00 WIB.
Sebanyak 10 personel kepolisian pun langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi mayat tersebut.
Menurut Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono, rupanya identitas mayat tersebut belum diketahui. "Korban hanya menggunakan kaos berwarna biru, tidak pakai celana," ungkapnya.
Setelah berhasil dievakuasi, korban pun langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang. Belum diketahui penyebab meninggalnya mayat tersebut. "Sudah dibawa ke rumah sakit," imbuh Ewo.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews