89 SPPG di Kabupaten Tangerang Terancam Ditutup Permanen
Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:27
Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kecelakaan pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang membuat Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan berduka.
Tangis haru menggeluti Harry. Dari 181 penumpang yang turut menjadi korban dalam insiden tersebut, tiga di antaranya merupakan anggota Polri.
Mereka di antaranya AKBP Sekar Maulana, AKBP Mito dan Bripka Rangga Adi Prana, yang bertugas di Polda Kepulauan Bangka Belitung.
"Selamat jalan sahabat saya, semoga khusnul khotimah Insyaallah," ujarnya.
AKBP Sekar Maulana merupakan kerabat Harry. Keduanya bersahabat sejak masa-masa sekolah. Harry mengenang, AKBP Sekar sebagai sahabat yang ramah.
"Sahabat yang baik selalu tersenyum ramah, anak Jakarta Timur sekolahnya SMA 51 di Kramat Jati. Kalau saya 14 Cililitan angkatan SMA 92," katanya.
Keduanya juga sama-sama menempuh Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1995.
"Berangkat barengan dari Jakarta lewat Kodam di Cawang pergi ke Akmil Magelang untuk tes seleksi pusat Akpol," ucapnya.
Harry tak menyangka jika kerabatnya ini korban pesawat nahas itu. Saking tak disangka, Harry tak sanggup menceritakan sosok karibnya ini lebih lanjut.
"Ahh sedih lah," tuturnya.(RAZ/RGI)
Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan guna menghadapi musim kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.
Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews