Connect With Us

Polisi Tangerang Tegaskan Larang Pick Up Angkut Orang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 29 November 2018 | 12:00

Mobil bak terbuka (pick up) yang mengalami kecelakaan maut membawa rombongan santri. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Satlantas Polres Metro Tangerang bekerja keras untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait larangan mobil bak terbuka (pick up) untuk mengangkut orang. Karena seharusnya mobil jenis tersebut hanya dibolehkan untuk angkut barang.

"Melalui pendidikan rekayasa kepada masyarakat dilakukan oleh para unit lantas seluruh Polsek yang ada di Kota Tangerang ini, saya sudah perintahkan larangan bak terbuka untuk mengangkut orang," ujar Kasat Lantas Polres Metro Tangerang AKBP Ojo Ruslani, Kamis (29/11/2018).

Hal itu mengingat adanya insiden kecelakaan maut pick up terguling yang mengangkut rombongan santri di jembatan layang Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang.

Ojo mengatakan peristiwa nahas yang mengakibatkan 3 korban meninggal dan 20 korban luka-luka itu harus menjadi yang terakhir di Kota Tangerang.

"Kemudian spanduk-spanduk besar juga kita akan pasang agar masyarakat paham betul bahwa kecelakaan ini terakhir di Kota Tangerang. Sehingga tidak ada lagi bak terbuka angkut orang kemudian terbalik mengakibatkan kecelakaan," ucapnya.

Selain itu, Ojo juga mengharapkan bahwa rombongan supporter sepak bola maupun siswa sekolah tidak menggunakan mobil pick up sebagai moda transportasi. Sebab Ojo menilai hal itu sangat membahayakan keselamatan.

"Karena itu rawan. Kalau sudah kecelakaan siapa yang rugi? Kita pengguna jalan semua rugi, keluarga sedih, kita prihatin, jadi tidak ada lagi ada yang naik ke atas mobil," paparnya.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, tak hanya supporter maupun siswa sekolah yang kerap menumpangi mobil bak terbuka, petugas kebersihan dari pemerintah pun kerap duduk di atap mobil truk pengangkut sampah.

Terkait hal itu, Ojo pun memberikan tanggapannya. "Beda, kalau itu kan bukan untuk angkut orang memang tujuan utamanya sampah. Kebetulan pekerja (duduk) di situ kerjanya, dimana lagi, sekalian aja di situ minimal di depan karena dia sebentar-sebentar berhenti," imbuhnya.(RAZ/RGI)

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

KOTA TANGERANG
Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang

Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang

Rabu, 2 April 2025 | 12:23

Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill