Connect With Us

Pakai Bus Tayo, Kota Tangerang Promosikan Pariwisata di SAIK 2018

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 1 Desember 2018 | 20:03

Bus TAYO Pemkot Tangerang. (TangerangNews/2018 / Rangga A Zuliansyah)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) tahun 2018 oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia.

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2-4 Desember 2018 ini, akan menjadi ajang bertemunya para praktisi kehumasan, tak hanya dari pemerintahan pusat namun juga di daerah, BUMN, BUMD serta perguruan tinggi.

kegiatan SAIK

Kegiatan ini pun dimanfaatkan Pemkot Tangerang untuk memperkenalkan destinasi wisata serta keragaman budaya di Kota Seribu Industri Sejuta Jasa kepada peserta yang akan datang dari seluruh Indonesia

“Dalam kegiatan SAIK, peserta difasilitasi dalam City Tour. Dengan demikian peserta akan mengetahui bahwa Kota Tangerang yang menjadi gerbangnya Indonesia ini memiliki destinasi wisata yang beragam mulai dari wisata taman, wisata budaya, wisata religi, dan masih banyak lagi,” ujar Kabag Humas dan Protokol Pemkot Tangerang Felix Mulyawan, Sabtu (1/12/2018).

Rencananya para peserta SAIK 2018 akan diajak berkeliling ke beberapa destinasi menarik yang ada di Kota Tangerang dengan menggunakan Bus TAYO. "Peserta akan diangkut mulai dari garis start hingga finish," ujarnya.

Adapun destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh peserta SIAK 2018 adalah mulai dari Hotel Novotel Tangerang - Taman Gajah - Kampung Bekelir - Flying Deck Cisadane - Masjid Jami Kali Pasir - Museum Benteng Heritage - Vihara Boen Tek Bio - Cisadane Walk - Jembatan Berendeng - Masjid Raya Al A'zhom - Tangerang LIVE Room - Tangerang City Gallery - Taman Potret - Taman Kunci - Taman Bambu dan berakhir kembali di Hotel Novotel Tangerang.

Felix menambahkan bahwa dimasing-masing lokasi tersebut para peserta akan disuguhkan dengan seni tradisi khas Kota Tangerang yang akan ditampilkan oleh komunitas.

"Dan untuk menarik minat peserta akan ada tampilan seni Kota Tangerang serta akan ada games seru di masing-masing lokasi wisata dengan hadiah menarik, agar peserta tidak bosan dan bisa selfie-selfie yang diupload di medsos dengan hastagnya #TangerangSAIKJasa," terang Felix.

Terkait kendaraan yang nantinya digunakan saat City Tour, Kepala Seksi Pengendalian dan Penertiban Lalu Lintas Angkutan Jalan Dishub Kota Tangerang, Haryana menjabarkan, pihaknya sudah menyiapkan Bus TAYO untuk mengangkut para tamu mulai dari garis start hingga kembali ke finish.

"Dishub sudah menyiapkan delapan bus. Masing-masing Bus TAYO nanti akan ada dua orang Kang Nong Kota Tangerang sebagai pemandunya, ini sudah berkoordinasi dengan Disbudpar," tutup Yana.(RAZ/HRU)

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

BANTEN
Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:44

Kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam ekosistem informasi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menawarkan efisiensi, namun di sisi lain mengancam kebenaran publik melalui disinformasi dan manipulasi fakta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill