Connect With Us

Bayi Malang Ditemukan dalam Kantung Plastik di Benda

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 10 Desember 2018 | 11:00

Sesosok bayi ditemukan terlantar di teras rumah warga di Perum Duta Garden Blok A/7, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Senin (10/12/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sesosok bayi  terlantar ditemukan di depan teras rumah warga di Perum Duta Garden Blok A/7, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Senin (10/12/2018).

Bayi baru lahir berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam keadaan hidup, namun kondisinya sungguh malang.

Sebab, bayi yang kemudian diketahui memiliki berat badan 2,5 kg ini tubuhnya dibungkus kantung plastik warna hitam.

Kapolsek Benda Kompol Ubaidillah menduga bayi malang itu ditelantarkan oleh orang tuanya.

"Betul, saya dapat informasi dari masyarakat bahwa ada bayi tergeletak di dalam plastik teras rumah," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews.

Kapolsek mengatakan, bayi itu saat ditemukan kondisi tubuhnya sangat dingin. Namun beruntung berhasil terselamatkan.

"Saat saya tiba di lokasi bayinya sudah dingin, saya bawa ke bidan terdekat, Alhamdulillah tertolong," ungkapnya.

Kapolsek juga menceritakan bahwa bayi itu pertama kali ditemukan oleh warga, Siti, 47, sekitar pukul 05.30 WIB ketika hendak membuang sampah di halaman rumahnya.

"Saksi curiga bahwa plastik pecel lele bergerak-gerak, ternyata ada bayinya," katanya.

Saksi kemudian melaporkan penemuan bayi itu kepada Polsek Benda. Saat berhasil mendapatkan pertolongan di bidan, Kapolsek pun sempat mengumandangkan adzan pada kedua telinga bayi tersebut.

Semula, bayi itu hanya terdiam. Namun ketika mendengar suara adzan, bayi itu menangis menjerit-jerit.

"Bidan dan masyarakat sekitar merasa bersyukur mendengar bayi menangis karena pertanda adanya kehidupan. Selanjutnya bidan merujuknya ke RSUD Tangerang," imbuhnya.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Investasi KEK Tanjung Lesung Tembus Rp2,5 Triliun, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Banten

Investasi KEK Tanjung Lesung Tembus Rp2,5 Triliun, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Banten

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:09

Gubernur Banten Andra Soni mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung untuk menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di sektor pariwisata.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill