Connect With Us

Hujan Deras, Jalan MH Thamrin Tergenang Air

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 12 Desember 2018 | 17:21

Tampak genangan air di jalan MH Thamrin Cikokol tepatnya di dekat Carrefour membuat para pengguna jalan mengalami kehambatan. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang kembali membuat ruas jalan MH Thamrin tepat di dekat Carrefour tergenang air.

Selain di ruas jalan tersebut, kawasan pemukiman warga di Perumahan Bona, sekaligus di lingkungan kantor Kelurahan Cikokol, juga mengalami hal serupa.

Berdasarkan pantauan TangerangNews  pada Rabu (12/12/2018), air yang menggenang di ruas jalan tersebut setinggi 15 centimeter. Sedangkan di pemukiman warga setinggi 30 centimeter.

Tampak seorang pengendara motor mengalami mogok kendaraannya akibat melewati banjir di jalan MH Thamrin Cikokol tepatnya di dekat Carrefour.

Tampak seorang pengendara motor kendaraannya mengalami mogok akibat melewati genangan air di jalan MH Thamrin.

Genangan air pun mengakibatkan aktivitas kendaraan yang melintas tersendat. Bahkan sejumlah kendaraan sepeda motor pun mogok.

Tampak pula sejumlah petugas dari Dinas PUPR Kota Tangerang diterjunkan di ruas jalan itu. Mereka berupaya meminimalisir genangan air dengan cara membersihkan drainase.

"Ya di sini meskipun sering dibersihkan tetap saja air menggenang karena aspalnya nurun," ujar satu di antara sejumlah petugas yang enggan disebutkan namanya kepada TangerangNews.

Menurutnya, ruas jalan tersebut kerap tergenang air jika hujan deras mengguyur wilayah Tangerang. Meskipun begitu, genangan juga akan berangsur surut jika hujan reda.

"Pasti kalau hujan deras di sini tergenang, tapi kalau hujan sudah reda, ya, air juga surut," tambahnya.

Banjir dikawasan pemukiman warga di Perumahan Bona, Cikokol.

Banjir dikawasan pemukiman warga di Perumahan Bona, Cikokol.

Beberapa kendaraan sepeda motor tampak mogok ketika melintas di ruas jalan itu. Begitupula di jalan lingkungan pemukiman warga, tampak pengendara mendorong sepeda motornya ketika melintas.

Berdasarkan keterangan warga Perumahan Bona, di lingkungan pemukiman ini juga tergenang air jika hujan deras kembali mengguyur wilayah ini.

"Sama saja seperti di depan (Jalan MH Thamrin) kalau hujan juga tergenang," tutur Rahmat.

Saat ini, hujan di wilayah Tangerang telah reda sekitar pukul 15.00 WIB. Bersamaan dengan itu, genangan air pun mulai surut.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill