Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Kedua pemuda masing-masing bernama Andriansah, 20, dan Rifki, 19, diteriaki warga sebagai terduga begal. Sebab, keduanya nongkrong sembari membawa senjata tajam (Sajam) di Metland Karang Tengah, Kota Tangerang.
Andi melompat dari jembatan hingga mengalami luka patah kaki dan luka bagian kepala hingga bersimbah darah. Sementara Rifki diamuk massa.
Awalnya, keduanya ditegur oleh dua orang saksi yakni Ikbal dan Arief yang berboncengan dan melintas di jembatan tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.30 WIB, Minggu (20/1/2019). “Saya teriakan, keduanya kabur,” kata Ikbal yang menegur keduanya.
Hingga akhirnya keduanya dikejar Ikbal.
“Keduanya memegang sajam. Tapi seorang diduga begal kabur dan loncat dari jembatan," ungkapnya.
Khawatir tertangkap, Andi kocat tanpa pikir panjang.
"Sedangkan pelaku lain melarikan diri,” jelas Ikbal.
Kanit Reskrim Polsek Ciledug AKP Totok Sunyoto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Totok mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan sebilah sajam jenis pisau dan satu unit sepeda motor Yamaha milik terduga pelaku bernopol B-3530-VBG.
Ia menambahkan,kedua pemuda tersebut merupakan pelaku kriminalitas yang sedang mencari korban.
"Kami telah mengamankan barang bukti dan tersangka juga telah diamankan dan di bawa ke RS Kramat Jati Polri," jelasnya.
Belakangan diketahui kedua terduga pelaku berasal dari Lampung dan tercatat beralamat di Kresek, Tangerang.(DBI/RGI)
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews