Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum
Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23
Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kedua pemuda masing-masing bernama Andriansah, 20, dan Rifki, 19, diteriaki warga sebagai terduga begal. Sebab, keduanya nongkrong sembari membawa senjata tajam (Sajam) di Metland Karang Tengah, Kota Tangerang.
Andi melompat dari jembatan hingga mengalami luka patah kaki dan luka bagian kepala hingga bersimbah darah. Sementara Rifki diamuk massa.
Awalnya, keduanya ditegur oleh dua orang saksi yakni Ikbal dan Arief yang berboncengan dan melintas di jembatan tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.30 WIB, Minggu (20/1/2019). “Saya teriakan, keduanya kabur,” kata Ikbal yang menegur keduanya.
Hingga akhirnya keduanya dikejar Ikbal.
“Keduanya memegang sajam. Tapi seorang diduga begal kabur dan loncat dari jembatan," ungkapnya.
Khawatir tertangkap, Andi kocat tanpa pikir panjang.
"Sedangkan pelaku lain melarikan diri,” jelas Ikbal.
Kanit Reskrim Polsek Ciledug AKP Totok Sunyoto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Totok mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan sebilah sajam jenis pisau dan satu unit sepeda motor Yamaha milik terduga pelaku bernopol B-3530-VBG.
Ia menambahkan,kedua pemuda tersebut merupakan pelaku kriminalitas yang sedang mencari korban.
"Kami telah mengamankan barang bukti dan tersangka juga telah diamankan dan di bawa ke RS Kramat Jati Polri," jelasnya.
Belakangan diketahui kedua terduga pelaku berasal dari Lampung dan tercatat beralamat di Kresek, Tangerang.(DBI/RGI)
Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.
Platform pembelajaran digital Aparatur Sipil Negara (ASN) buatan Pemerintah Kota Tangerang, Gorvu (Tangerang Government University), resmi dijadikan fondasi dan direplikasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews