Connect With Us

Andi Lompat dari Jembatan Tinggi Metland Gegara Dituduh Begal

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 20 Januari 2019 | 20:00

Kedua pemuda yang bernama Andriansah, 20, dan Rifki, 19, loncat dari jembatan setelah diteriaki warga sebagai terduga begal. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kedua pemuda masing-masing bernama Andriansah, 20, dan Rifki, 19, diteriaki warga sebagai terduga begal. Sebab, keduanya nongkrong sembari membawa senjata tajam (Sajam) di Metland Karang Tengah, Kota Tangerang.

Andi melompat dari jembatan hingga mengalami luka patah kaki dan luka bagian kepala hingga bersimbah darah. Sementara Rifki diamuk massa.

Awalnya, keduanya ditegur oleh dua orang saksi yakni Ikbal dan Arief yang berboncengan dan melintas di jembatan tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.30 WIB, Minggu (20/1/2019). “Saya teriakan, keduanya kabur,” kata Ikbal yang menegur keduanya. 

Hingga akhirnya keduanya dikejar Ikbal. 

“Keduanya memegang sajam. Tapi seorang diduga begal kabur dan loncat dari jembatan," ungkapnya.

Khawatir tertangkap, Andi kocat tanpa pikir panjang. 

"Sedangkan pelaku lain melarikan diri,” jelas Ikbal. 

Kanit Reskrim Polsek Ciledug AKP Totok Sunyoto membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Totok mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan  sebilah sajam jenis pisau dan satu unit sepeda motor Yamaha milik terduga pelaku bernopol B-3530-VBG.

Ia menambahkan,kedua pemuda tersebut merupakan pelaku kriminalitas yang sedang mencari korban. 

"Kami telah mengamankan barang bukti dan tersangka juga telah diamankan dan di bawa ke RS Kramat Jati Polri," jelasnya.

Belakangan diketahui kedua terduga pelaku berasal dari Lampung dan tercatat beralamat di Kresek, Tangerang.(DBI/RGI)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill