Connect With Us

Perdana KKN, Mahasiswa UMT Tanam Pohon di Pinang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 28 Januari 2019 | 12:35

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) saat penyerahan bibit pohon kepada Lurah Cipete Solihin di Kelurahan Cipete, Pinang, Kota Tangerang, Senin (28/1/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Hari perdana melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) langsung melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Cipete, Pinang, Kota Tangerang, Senin (28/1/2019).

Selain menanam pohon sebagai bentuk kampanye lingkungan bersih, sebanyak 30 peserta KKN tersebut akan blusukan ke lima lingkungan rukun warga (RW) di kelurahan setempat untuk mengentaskan permasalahan sosial.

"Kami sambut baik teman-teman KKN ini yang nanti bisa menggali potensi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Cipete juga sambil mempraktekkan hasil kuliahnya di lapangan," kata Solihin, Lurah Cipete kepada TangerangNews.

Lurah Cipete Solihin.

Solihin menjelaskan, para peserta KKN akan difokuskan untuk membantu perencanaan pembangunan wilayah serta pemberdayaan warga setempat di lima lingkungan RW.

Sebab dari 14 RW yang ada di kelurahan tersebut, 9 di antaranya dikelola oleh pengembang atau perumahan Banjar Wijaya.

Terlebih siang ini, kata Solihin, para peserta KKN akan dilibatkan dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk langsung mengambil peran dalam pembangunan.

"Untuk sasaran kita adalah di kampung yang 5 RW karena 9 RW masih dikelola pengembang mulai dari kebersihan dan jalannya. Jadi nanti teman-teman KKN kita bantu, kita ajak ke Musrenbang," ucapnya.

Solihin menambahkan bahwa keberadaan para peserta KKN selama sebulan penuh ini pula akan membantu program yang digencarkan Pemerintah Kota Tangerang yaitu Kampung Kita.

"Mudah-mudahan kehadiran mereka berpengaruh besar di sini menuju masyarakat yang lebih baik dan sejahtera," tuturnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN Terpadu UMT Kelurahan Cipete Mirza Shahreza bertutur, pemberian 30 tanaman pohon berbagai jenis dalam rangka sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat untuk mengkampanyekan gerakan lingkungan bersih.

"Tanaman sebagai bentuk sodakoh oksigen kepada bumi, juga kampanyekan masalah lingkungan bersih mengenai penanggulangan sampah dan nanti juga mengedukasi masyarakat dari anak kecil sampai yang dewasa secara implementasi," kata dia.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) saat penyerahan bibit pohon kepada Lurah Cipete Solihin di Kelurahan Cipete, Pinang, Kota Tangerang, Senin (28/1/2019).

Mirza mengungkapkan, para peserta KKN dari berbagai fakultas yang telah mengenyam pendidikan dalam bangku perkuliahan selama tiga tahun ini akan berkolaborasi dengan pihak RW, RT hingga Karang Taruna untuk membantu memberikan solusi dalam mengentaskan masalah yang bergejolak di masyarakat.

"Mereka sebelumnya sudah mulai mengidentifikasi masalah. Jadi masalah apa yang kira-kira ada di masyarakat, terus juga potensi yang dimiliki masyarakat apa secara efisien efektif harus bisa dikerjakan langsung," jelasnya.

Dalam kegiatan penerapan Catur Dharma Perguruan Tinggi, kata Mirza, tak hanya bermanfaat bagi masyarakat. Namun, praktek program KKN ini pun bermanfaat bagi para mahasiswa sebelum menyelesaikan perkuliahannya.

Oleh karena itu, ia berharap kepada para peserta KKN untuk betul-betul serius dalam mengimplementasikan kegiatan blusukan ke lima lingkungan RW untuk mengentaskan permasalahan sosial.

"Sehingga ada nilai ibadahnya kalau  dilakukan dengan ikhlas insyaallah bermanfaat bagi semua pihak," paparnya.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Beli dari Kampung Ambon, Pengedar Sabu di Jatiuwung Diringkus

Beli dari Kampung Ambon, Pengedar Sabu di Jatiuwung Diringkus

Selasa, 20 Januari 2026 | 14:52

Unit Reskrim Polsek Pinang mengamankan satu orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

BANTEN
KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

Senin, 19 Januari 2026 | 21:04

Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal sebagai D-HUB SEZ mencatatkan performa impresif dalam peta ekonomi nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill