Connect With Us

Dipanggil Bawaslu Tangerang, Wahidin Halim Mangkir

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 29 Januari 2019 | 09:54

Terlihat Baliho Capres-Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf, yang ada wajah Gubernur Banten Wahidin Halim terpasang di kawasan TangCity Mall. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim tidak memenuhi panggilan Bawaslu Kota Tangerang soal fotonya yang terpampang dalam baliho atau spanduk salah satu capres-cawapres.

Menurut Komisioner Bawaslu Kota Tangerang Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Hery Handani, pria yang akrab disapa WH tersebut mangkir dari panggilannya pada Senin (28/1/2019) kemarin.

"Ya kemarin tidak datang," kata Hery kepada TangerangNews, Selasa (29/1/2019).

Hery mengatakan, Bawaslu akan kembali melayangkan surat pemanggilan yang kedua kepada WH untuk menjalani pemeriksaan atas tindak lanjut laporan dugaan pelanggaran pemilu.

"Hari ini kita suratin dan pagi ini kita layangkan," tuturnya.

Sebelumnya, Bawaslu Kota Tangerang melayangkan surat pemanggilan pertama kepada WH atas tindak lanjut laporan seorang advokat, Ferari pada Sabtu (29/1/2019).

Pelapor meminta Bawaslu untuk memproses Wahidin karena fotonya terpampang dalam baliho atau spanduk capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf yang terpasang di kawasan TangCity Mall dan kawasan Neglasari, Kota Tangerang.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill