Connect With Us

Macet Karena Galian Kabel, Warga Gondrong Tangerang Jengkel

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 19 Maret 2019 | 19:23

Tampak pengerjaan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) di Jalan KH Mansyur, Cipondoh, Kota Tangerang, yang dikeluhkan warga setempat dan pengendara. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kawasan Gondrong tepatnya di sepanjang Jalan KH Mansyur, Cipondoh, Kota Tangerang kerap dilanda kemacetan. Kemacetan yang tidak hanya terjadi saat jam padat kendaraan tersebut dipicu adanya pekerjaan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT).

Warga dan pengendara pun merasa jengkel dengan proyek yang sudah hampir setahun terakhir berlangsung namun tak kunjung selesai. Pasalnya, galian proyek SKTT 150 kV menggunakan setengah bagian ruas jalan KH Mansyur.

Tampak pengerjaan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) di Jalan KH Mansyur, Cipondoh, Kota Tangerang, yang dikeluhkan warga setempat dan pengendara.

Menurut Rio, 28, warga setempat, akibat adanya proyek itu pun akhirnya di lokasi diberlakukan sistem contra flow (lawan arus) dadakan.

"Karena ada proyek, jadi diterapkan contra flow , padahal membahayakan warga dan pengendara," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (19/3/2019).

Rio mengeluhkan, karena proyek galian SKTT yang berada di sepanjang Jalan KH Mansyur ini sudah berlangsung hampir satu tahun, yakni sejak April 2018. Namun hingga saat ini belum juga selesai.

"Proyeknya kalau enggak salah mulai dari sebelum bulan puasa kemarin. Pengerjaan dari Gondrong sampai Metland," tambahnya.

Berdasarkan pantauan TangerangNews, pengerjaan galian SKTT tersebut tepatnya berada di sisi kiri jalan yang menghubungkan antara kawasan Gondrong dengan Karang Tengah.

Sementara pengerjaan di sisi kanan jalan sudah rampung terlebih dahulu. Namun setelah rampung, jalan ini tampak rusak akibat galian tersebut.

Selain itu, sejumlah pekerja pun tampak melakukan penggalian pada hampir enam titik lokasi proyek tersebut. Sedangkan seorang pekerja tampak sedang mengatur lalu lintas dengan sistem contra flow.

"Mohon maaf kenyamanan anda terganggu ada pekerjaan SKTT 150 kV," bunyi tulisan pada papan pemberitahuan yang menutupi lokasi pekerjaan galian kabel.

Alexander, 23, salah satu pengendara yang bisa melintas di lokasi mengatakan, kemacetan terjadi hampir setiap hari saat ia akan melintas menuju kantornya di kawasan Green Lake.

"Setiap hari saya lewat jalan ini. Setiap hari juga selalu macet dan tidak hanya jam sibuk saja. Apalagi jalannya rusak, harus hati-hati," ucapnya.

Sebagai pengguna jalan, dirinya mengaku sangat terganggu aktivitas proyek tersebut, karena waktu pengerjaannya yang terlalu lama. Sementara, dampak kerusakan jalan pun membuat pengendara harus ekstra berhati-hati, karena rawan terjadi kecelakaan.

"Saya ingin mengharapkan proyek ini segera selesai. Namun, ternyata tidak selesai juga. Kalau terus begini, berbahaya bagi pengendara," tukasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill