Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Banten ke-XVI dengan Kota Tangerang sebagai tuan rumah telah sukses digelar.
Acara pembukaan yang berlangsung megah dan futuristik tersebut diawali dengan defile para peserta MTQ dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten, serta penampilan kolosal dengan dukungan tampilan video mapping.

Gubernur Banten Wahidin Halim dalam sambutannya mengutarakan, kemegahan dan kemeriahan pembukaan MTQ ke XVI harus berbanding lurus dengan hasil qori dan qoriah terbaik di Provinsi Banten.
"Rasanya pembukaan MTQ tingkat nasional yang tahun lalu berlangsung di Medan, kalah sama MTQ Banten tahun ini. Teknologi diperkenalkan di pembukaan MTQ tahun ini oleh Kota Tangerang," ungkap Gunernur yang akrab disapa WH ini di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (25/3/2019) malam.
Semoga tahun ini, lanjut WH, dengan kesuksesan pembukaan MTQ ke VI diharapkan bisa menjadi motivasi bagi Provinsi Banten untuk merebut kembali gelar juara nasional MTQ.
"Saya ingin Banten kembali meraih juara umum di event MTQ tahun depan," katanya.

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Banten ke-XVI di Kota Tangerang.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan, niat Pemkot menambah jumlah kunjungan dengan menampilkan suguhan terbaik bagi masyarakat Banten dan Kota Tangerang khususnya.
"Kota Tangerang berusaha menjadi tuan rumah yang baik dengan menampilkan acara yang terbaik," pungkas Arief.
Sebagai informasi, MTQ ke XVI Provinsi Banten diikuti sebanyak 494 peserta dengan jumlah kategori lomba sebanyak 10 cabang.(ADV/HRU)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews