Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengamen jalanan bernama Egi Sugita, 20, tiba-tiba dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di Sungai Cisadane, Kota Tangerang.
Egi yang hendak membuang air besar (BAB) itu malah melihat sesosok mayat tanpa identitas di bawah jembatan UNIS, pada Senin (25/3/2019) pukul 22.00 WIB.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono. Kata dia, mayat tanpa identitas ini diperkirakan berusia 50 tahun.
Saat ditemukan Egi, mayat ini memiliki ciri-ciri menggunakan baju kemeja motif garis warna merah hati kombinasi putih-hitam, celana bahan panjang warna hitam.
"Jadi saksi (Egi) hendak buang air besar melihat sosok seorang laki - laki tua dalam keadaan terlentang. Dia mencoba membangunkan, namun tidak bergerak dan tidak bernafas," jelas Ewo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/3/2019).
Ewo mengatakan, mayat ini memiliki bentuk wajah oval dan rambut beruban tipis dengan tinggi badan sekira 170cm serta hidung agak mancung, bibir tipis dan gigi utuh.
Menurutnya, saat pengamen asal Pasar Anyar menemukan mayat tersebut, dia langsung melaporkan kepada warga sekitar hingga dilanjutkan kepada pihak Kepolisian. "Jenazah ditemukan dalam kondisi baik, secara kasat mata tidak di temukan tanda-tanda kekerasan," kata Ewo.
Ewo menambahkan, mayat tersebut telah dievakuasi dan dibawa menggunakan mobil ambulans ke RSUD Kabupaten Tangerang. "Masihkita identifikasi untuk mengetahui identitasnya," tukasnya.(RAZ/HRU)
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TODAY TAGMemasuki musim liburan sekolah, Hotel Episode Gading Serpong kembali menghadirkan program tahunan unggulannya.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyebut akan melakukan percepatan pemulihan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, menyusul gangguan operasional yang terjadi pada sejumlah pembangkit listrik.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews