Connect With Us

Pasca Kebakaran, RSUD Kota Tangerang Kembali Beroperasi Penuh

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 4 April 2019 | 09:17

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri, saat mengunjungi RSUD Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pasca kebakaran akibat panel listrik sebulan lalu, RSUD Kota Tangerang  akan kembali beroperasi penuh pada Kamis (8/4/2019). Sebelumnya, RSUD untuk sementara hanya menerima layanan rawat jalan.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri, saat mengunjungi RSUD Kota Tangerang Rabu (03/04) sore. 

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melakukan pengecekan proses penyelesaian perbaikan pasca kebakaran panel listrik 26 Februari 2019 lalu.

"Saya menargetkan dua atau tiga minggu bisa beroperasi kembali," ujar Dadi.

Dadi mengatakan, banyak masyarakat yang mengeluh terkait keterlambatan operasional RSUD, meski perbaikan sudah lebih dari sebulan dilakukan.

"Meskipun besok (hari ini) mau beroperasi namun ini kan belum semua, untuk CT Scan dan layanan lain yang menggunakan peralatan canggih masih belum bisa beroperasi," ucap Dadi.

Untuk itu, Sekda meminta ke manajemen RS untuk segera melakukan hal-hal yang dianggap perlu untuk mempercepat beroperasinya RSUD.

"Saya juga minta list hasil pengecekan seluruh peralatan medis, agar bisa diyakinkan semua bisa berjalan. Sehingga harapannya, Kamis bisa beroperasi semua," tegasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Kota Tangerang dr Lulu menerangkan bahwa pihaknya berencana untuk membuka kembali layanan rawat inap RSUD Kota Tangerang.

"Rencananya kita besok akan kembali buka layanan untuk 184 tempat tidur, cuma masih terbatas di lantai 1 sampai lantai 5 saja, berhubung masih belum selesainya perbaikan," tuturnya.

dr. Lulu menambahkan, untuk ruang ICU, PiCU dan Ruang Operasi juga sudah siap beroperasi. "Namun untuk layanan yang membutuhkan peralatan yang canggih belum bisa beroperasi," tukasnya.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Carikan Rumah Ibadah Sementara untuk Jemaat GKPI

Pemkab Tangerang Carikan Rumah Ibadah Sementara untuk Jemaat GKPI

Senin, 21 September 2026 | 19:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan memindahkan tempat ibadah untuk jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

BANDARA
WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

Senin, 21 September 2026 | 18:46

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar jaringan peredaran rokok elektronik (vape) berisi zat berbahaya etomidate.

NASIONAL
Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Senin, 21 September 2026 | 20:55

Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill