Connect With Us

Survei LSN, Caleg PDIP Paling Populer di Tangerang Raya

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 10 April 2019 | 14:07

Tabulasi popularitas-elektabilitas Caleg DPR RI Dapil Banten 3. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah calon legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan untuk DPR RI Dapil Banten III memiliki tingkat popularitas dan elektabiltas tinggi di Tangerang Raya (Kota/Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel). Hal itu berdasarkan survei Lembaga Strategi Nasional (LSN) terkait kepopuleran dan keterpilihan caleg yang dirilis Selasa (9/4/2019) lalu.

Dalam survei yang dilaksankan 1 hingga 3 April ini, nama Rano Karno dan Ananta Wahanta menempati dua posisi urutan teratas dengan tingkat popularitas 55 dan 18 persen serta elektabilitas mencapai 8 dan 5 persen. Diketahui dari 160 caleg DPR RI Dapil Banten III, hanya 20 nama yang disebut disurvei itu.

Tabulasi popularitas-elektabilitas Caleg DPR RI Dapil Banten 3.

Survei LSN ini melibatkan 1.264  responden di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. Metode yang dilakukan yakni wawancara tatap muka langsung.

Ananta Wahanta yang namanya tercantum di urutan kedua survei ini juga mengklaim hasil tersebut lantaran kader partainya yang militan. Dia meyakini, hasil tersebut akan terus naik menyusul kunjungan Jokowi ke Kota Tangerang.

"Kita yakin kalau kader terus konsisten, hingga hari H nanti kemenangan di tangan," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Banten ini, Rabu (10/4/2019).

Ananta juga mengaku hal itu merupakan hasil dari blusukan yang dilakukan dirinya dan tim. Gerakan menyambangi sejumlah warga di Tangerang Raya ini diakui Ananta telah dilakukannya semenjak menjadi caleg tingkat Provinsi.

"Sudah menjadi watak saya turun langsung ke warga, tapi kita juga manfaatkan media sosial untuk lebih dekat dengan masyarakat," ulasnya.

Adapaun daftar caleg terpopuler pada survei tersebut selain Rano Karno dan Ananta Wahana yakni Andi Achmad Dara dari Golkar dengan tingkat popularitas 14,08 persen dan elektabilitas 2,45 persen, Sufmi Dasco Ahmad dari Gerindra 12,1 persen popularitas dan 2,61 persen elektabilitas, Ratu Ayu Isyana dari PSI 7,99 persen popularita 0.79 persen elektabilitas.

Kemudian ada Ali Taher dari PAN 7,36 persen popularitas 1,34 persen elektabilitas, Siti Masrifah dari PKB 7,04 persen popularitas 0.41 persen elektabilitas, Marinus Gea dari PDI Perjuangan 6,72 persen popularitas 2,14 persen elektabilitas, Moh Rano Al-Fath dari PKB 5,46 persen popularitas 0.87 persen elektabilitas, serta Wawan lrlawan dari Nasdem 4,91 persen popularitas 0.41 persen elektabilitas.(RMI/HRU)

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TEKNO
Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Senin, 26 Januari 2026 | 19:23

Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.

NASIONAL
Krisis Air Bersih Pasca Bencana, Produsen Pipa HDPE Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastruktur

Krisis Air Bersih Pasca Bencana, Produsen Pipa HDPE Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastruktur

Senin, 26 Januari 2026 | 21:07

Sejumlah bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai daerah Indonesia kembali memunculkan persoalan klasik namun krusial, yakni krisis air bersih.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill