Connect With Us

Bantu Warga Miskin, Aeropolis Bedah 20 Rumah & Renovasi 40 MCK di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 25 April 2019 | 17:00

Rumah warga di kawasan Neglasari yang sebelumnya kumuh kini sedap dipandang setelah dibedah Aerpolis. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Aeropolis turut serta membantu Pemerintah Kota Tangerang untuk mengentaskan kemiskinan.

Pengembang properti PT Intiland Development Tbk yang hanya berjarak 700 meter dari Bandara Soekarno-Hatta itu telah dan akan terus merubah tampilan pemukiman warga yang tinggal di kawasan Neglasari kian cantik.

Sebab berdasarkan data Dinas Sosial Kota Tangerang, pada tahun 2018 ini kawasan Neglasari merupakan termiskin di antara warga yang tinggal di 12 kecamatan lainnya di Kota Tangerang.

Marketing Communication Aeropolis, Achmad Syaefuddin mengatakan, pihaknya telah membedah puluhan rumah warga serta merenovasi puluhan fasilitas mck.

"Kami telah membedah 20 rumah warga dan merenovasi fasilitas mck di 40 rumah warga yang notabene harus dibantu," katanya kepada TangerangNews, Kamis (25/4/2019).

Pria yang akrab disapa Said ini menuturkan, sumbangsih tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Bahkan demi mensukseskan program yang dapat merubah hidup warga ini, Aeropolis membentuk tim Habitat.

"Jadi semua juga kami lakukan demi mengentaskan kemiskinan dan mendukung program PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat)," ucapnya.

Kata Said, puluhan rumah warga yang tinggal di sekitar Aeropolis lainnya yang tergolong kumuh pun akan merasakan program tersebut.

"Ini kami kerahkan tim Habitat. Jadi masih 20 rumah warga lagi yang akan dibedah. Tapi masih inprogress," jelas Said.

Selain menyulap rumah tinggal warga menjadi lebih cantik, lanjut Said, pihaknya juga memberi lapangan pekerjaan kepada warga Neglasari. 

"Memang kita selalu bersinergi dengan pemerintah dan warga. Terus juga lapangan pekerjaan 80 persennya diberikan kepada warga sekitar sini seperti menjadi sekuriti dan petugas taman," imbuhnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill