Warga Sepatan Edarkan Tramadol dan Hexymer Ilegal Modus Dagang Sayur
Jumat, 30 Januari 2026 | 18:30
Upaya pemberantasan peredaran obat keras tanpa izin edar kembali dilakukan jajaran Polres Metro Tangerang Kota.
TANGERANGNEWS.com-Aeropolis turut serta membantu Pemerintah Kota Tangerang untuk mengentaskan kemiskinan.
Pengembang properti PT Intiland Development Tbk yang hanya berjarak 700 meter dari Bandara Soekarno-Hatta itu telah dan akan terus merubah tampilan pemukiman warga yang tinggal di kawasan Neglasari kian cantik.
Sebab berdasarkan data Dinas Sosial Kota Tangerang, pada tahun 2018 ini kawasan Neglasari merupakan termiskin di antara warga yang tinggal di 12 kecamatan lainnya di Kota Tangerang.
Marketing Communication Aeropolis, Achmad Syaefuddin mengatakan, pihaknya telah membedah puluhan rumah warga serta merenovasi puluhan fasilitas mck.
"Kami telah membedah 20 rumah warga dan merenovasi fasilitas mck di 40 rumah warga yang notabene harus dibantu," katanya kepada TangerangNews, Kamis (25/4/2019).

Pria yang akrab disapa Said ini menuturkan, sumbangsih tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Bahkan demi mensukseskan program yang dapat merubah hidup warga ini, Aeropolis membentuk tim Habitat.
"Jadi semua juga kami lakukan demi mengentaskan kemiskinan dan mendukung program PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat)," ucapnya.
Kata Said, puluhan rumah warga yang tinggal di sekitar Aeropolis lainnya yang tergolong kumuh pun akan merasakan program tersebut.
"Ini kami kerahkan tim Habitat. Jadi masih 20 rumah warga lagi yang akan dibedah. Tapi masih inprogress," jelas Said.
Selain menyulap rumah tinggal warga menjadi lebih cantik, lanjut Said, pihaknya juga memberi lapangan pekerjaan kepada warga Neglasari.
"Memang kita selalu bersinergi dengan pemerintah dan warga. Terus juga lapangan pekerjaan 80 persennya diberikan kepada warga sekitar sini seperti menjadi sekuriti dan petugas taman," imbuhnya.(MRI/RGI)
Upaya pemberantasan peredaran obat keras tanpa izin edar kembali dilakukan jajaran Polres Metro Tangerang Kota.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews