Connect With Us

Pleno di KPU Kota Tangerang Mulai Hitung Suara Tiga Kecamatan

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 4 Mei 2019 | 14:34

Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019 di kantor KPU Kota Tangerang, Sabtu (4/5/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019 di kantor KPU Kota Tangerang, Sabtu (4/5/2019).

Ketua KPU Kota Tangerang, Ahmad Syailendra mengatakan, rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tersebut dimulai hari ini hingga 7 Mei 2019.

Menurutnya, baru ada tiga kecamatan yang telah selesai melakukan pleno di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Tangerang.

Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019 di kantor KPU Kota Tangerang, Sabtu (4/5/2019).

Tiga kecamatan itu, kata Syailendra, antara lain Kecamatan Benda, Neglasari dan Batuceper atau Dapil 2.

"Rekapitulasi kita berjalan, nanti kita mulai dari dapil 2 karena emang Benda, Batuceper, Neglasari sudah menyampaikan kotak," ujarnya.

Kata Syailendra, rekapitulasi suara tiga kecamatan tersebut di tingkat KPU Kota Tangerang langsung dimulai pada hari ini.

"Kita upayakan untuk dapil 2 itu kita selesaikan hari ini dibacakan langsung. Baik proses dari pusat maupun sampai kota," ucapnya.

Jika rekapitulasi suara tiga kecamatan itu selesai hari ini, Syailendra menambahkan kemudian dilanjut untuk penghitungan suara kecamatan lainnya.

"Besok lanjut Karawaci yang sudah masuk, Karang Tengah sudah masuk. Kemungkinan Larangan ya pokoknya yang masuk kotak ke kota kita dahulukan, bertahap. Intinya kita rencanakan sampai tanggal 7 sudah tuntas semuanya," imbuhnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill