Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Selama arus mudik lebaran 2019, Pramuka diikutsertakan membantu memberikan pelayanan bagi para pemudik.
Pramuka yang bersinergi dengan aparat Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dishub hingga petugas kesehatan ini mengabdikan diri di sejumlah titik jalur mudik dan pos pengamanan
Di Kota Tangerang, sedikitnya ada 118 anggota Pramuka turut berperan penting dalam pengamanan lalu lintas arus mudik 1440 H ini.

Wakabina Muda Kwartir Cabang Kota Tangerang, Suherman mengatakan, para anggota Pramuka yang turun ke lapangan untuk melaksanakan tugas kemasyarakatan ini murni keinginan mereka.

"Saya mengapresiasi para anggota Pramuka yang murni berkeinginan untuk bisa mengabdi dan membaktikan dirinya pada masyarakat," ujarnya kepada TangerangNews, Sabtu (1/6/2019).
Kata Suherman, para anggota Pramuka yang didominasi kalangan pemuda-pemudi itu ditempatkan di posko jalur mudik seperti di JPO Masjid Agung, Kebon Besar, Gajah Tunggal, Alam Sutera dan Jatiuwung.

"Jadi keseluruhan yang bertugas mulia itu ada dari Bhayangkara Polres 30 orang, Saka Cipondoh 29 orang, Saka Bakti Husada 55 orang dan Kalpataru 4 orang," jelasnya.
Dalam melaksanakan tugasnya, tutur Suherman, para anggota Pramuka itu membantu mengatur lalu lintas, memberikan informasi serta melayani kebutuhan pemudik.
"Mereka membantu penumpang yang mudik, membawakan barang-barangnya apabila berat dan membantu informasi juga. Sehingga kehadiran adik-adik ini membuat masyarakat yang mudik lebih nyaman," tukasnya.(RMI/HRU)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews