Connect With Us

Luar Biasa! Pengabdian Pramuka di Kota Tangerang Amankan Lalin Mudik

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 1 Juni 2019 | 21:28

Tampak anggota Pramuka membantu polisi demi terciptanya kelancaran arus lalu lintas pemudik di Jalan kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Selama arus mudik lebaran 2019, Pramuka diikutsertakan membantu memberikan pelayanan bagi para pemudik.

Pramuka yang bersinergi dengan aparat Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dishub hingga petugas kesehatan ini mengabdikan diri di sejumlah titik jalur mudik dan pos pengamanan 

Di Kota Tangerang, sedikitnya ada 118 anggota Pramuka turut berperan penting dalam pengamanan lalu lintas arus mudik 1440 H ini.

Tampak anggota Pramuka membantu polisi demi terciptanya kelancaran arus lalu lintas pemudik di Jalan kota Tangerang.

Wakabina Muda Kwartir Cabang Kota Tangerang, Suherman mengatakan, para anggota Pramuka yang turun ke lapangan untuk melaksanakan tugas kemasyarakatan ini murni keinginan mereka.

Tampak anggota Pramuka membantu polisi demi terciptanya kelancaran arus lalu lintas pemudik di Jalan kota Tangerang.

"Saya mengapresiasi para anggota Pramuka yang murni berkeinginan untuk bisa mengabdi dan membaktikan dirinya pada masyarakat," ujarnya kepada TangerangNews, Sabtu (1/6/2019).

Kata Suherman, para anggota Pramuka yang didominasi kalangan pemuda-pemudi itu ditempatkan di posko jalur mudik seperti di JPO Masjid Agung, Kebon Besar, Gajah Tunggal, Alam Sutera dan Jatiuwung.

Tampak anggota Pramuka membantu polisi demi terciptanya kelancaran arus lalu lintas pemudik di Jalan kota Tangerang.

"Jadi keseluruhan yang bertugas mulia itu ada dari Bhayangkara Polres 30 orang, Saka Cipondoh 29 orang, Saka Bakti Husada 55 orang dan Kalpataru 4 orang," jelasnya.

Dalam melaksanakan tugasnya, tutur Suherman, para anggota Pramuka itu membantu mengatur lalu lintas, memberikan informasi serta melayani kebutuhan pemudik.

"Mereka membantu penumpang yang mudik, membawakan barang-barangnya apabila berat dan membantu informasi juga. Sehingga kehadiran adik-adik ini membuat masyarakat yang mudik lebih nyaman," tukasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill