Connect With Us

Mudik, Polisi Ingatkan Warga Antisipasi Maling Spesialis Rumsong

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 3 Juni 2019 | 18:40

Ilustrasi Pencurian (Sumber Google / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang merupakan kota penunjang ibu kota. Banyak warga dari luar daerah yang mengais rejeki di kota seribu industri dan sejuta jasa ini.

Sehingga tak heran setiap momentum Hari Raya Idul Fitri, tak sedikit warga yang tinggal di Kota Tangerang meninggalkan rumahnya untuk mudik ke kampung halamannya.

Memasuki H-2 Lebaran, pihak kepolisian pun mengingatkan kepada warga yang mudik untuk menitipkan rumahnya yang kosong kepada tetangga yang tidak mudik dan melaporkannya kepada pihak keamanan setempat.

Hai itu dilakukan untuk mengantisipasi kawanan garong yang memanfaatkan kondisi tersebut melancarkan aksi tindak kejahatan di rumah kosong (rumsong).

Pihak kepolisian pun tengah menggelar Operasi Ketupat Jaya 2019 dengan mendirikan 11 posko pengamanan yang salah satunya berada di Pos Pengamanan Modernland.

Seperti diketahui, Pos Pengamanan Modernland merupakan pos yang digelar untuk menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Tangerang, jantungnya Kota Tangerang.

Kepala Pos Pengamanan Modernland, AKP Sarbini mengatakan, berdasarkan data, ada 209 rumah warga yang ditinggal mudik lebaran di wilayah tersebut.

Menurutnya, pihaknya akan memaksimalkan patroli rutin di wilayah hukumnya tersebut untuk mengantisipasi tindakan kejahatan di rumsong.

"Anggota akan berpatroli secara rutin di tempat keramaian termasuk di perumahan yang di tinggal mudik untuk mengintensifkan pengawasan terhadap aksi kejahatan," ujarnya kepada TangerangNews di Pos Pengamanan Modernland, Senin (3/6/2019).

Waka Polsek Tangerang ini menuturkan kepada warga yang mudik untuk meninggalkan rumahnya dalam keadaan aman. Warga dihimbau menitipkan rumahnya kepada tetangga yang tidak mudik dan melapor kepada pihak keamanan setempat termasuk RT/RW.

"Kita sudah kordinasi dengan sekuriti setempat, apabila masyarakat meninggalkan rumahnya untuk mudik maupun liburan agar mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

Selain itu, Sarbini juga mengingatkan bahwa kendaraan yang tidak dibawa pulang ke kampung halamannya bisa dititipkan di kantor Polsek Tangerang.

"Yang jelas, para pelaku kejahatan tidak akan bisa bergerak di wilayah hukum kami," tegasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Jumat, 31 Juli 2026 | 20:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai tindak lanjut kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ).

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill