Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Suara dentuman terdengar berulang-ulang kali di Kampung Bekelir, Kota Tangerang, Selasa (4/6/2019).
Rupanya, dentuman itu berasal dari permainan tradisional 'lodong' yang dimainkan pada warga kampung warna-warni tersebut.
Mereka bermain lodong di Flying Deck, bantaran Sungai Cisadane untuk memeriahkan malam takbiran.
Seperti diketahui, lodong atau meriam bambu merupakan salah satu permainan tradisional melayu khas yang cukup populer serta dikenal di berbagai daerah-daerah melayu.
Dari pantauan TangerangNews, sejumlah anak-anak pun memainkan enam unit meriam bambu dengan dengan meneteskan minyak tanah agar terdengar bunyi ledakan atau dentuman.
Menurut Ketua Karang Taruna Kampung Bekelir Andi Suhandi, suara dentuman itu untuk menandakan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah telah tiba.
"Kami buat permainan ini untuk menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah," ujar Andi kepada _TangerangNews_.
Andi mengatakan meskipun terdengar suara dentuman yang cukup keras, permainan tersebut tidak berbahaya karena layaknya tembakan hampa.
"Tidak, tidak berbahaya ini kan hanya hampa," katanya.
Andi menambahkan, selain bermain lodong, para warga Kampung Bekelir juga menyambut lebaran dengan keliling berjalan kaki mengitari Jalan Kisamaun, Pasar Lama hingga Jalan Kalipasir sambil membawa obor.
"Kami juga tadi keliling-keliling jalan kaki. Semua dilakukan demi memeriahkan hari kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh," imbuhnya.(RMI/HRU)
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGMenikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews