Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Suara dentuman terdengar berulang-ulang kali di Kampung Bekelir, Kota Tangerang, Selasa (4/6/2019).
Rupanya, dentuman itu berasal dari permainan tradisional 'lodong' yang dimainkan pada warga kampung warna-warni tersebut.
Mereka bermain lodong di Flying Deck, bantaran Sungai Cisadane untuk memeriahkan malam takbiran.
Seperti diketahui, lodong atau meriam bambu merupakan salah satu permainan tradisional melayu khas yang cukup populer serta dikenal di berbagai daerah-daerah melayu.
Dari pantauan TangerangNews, sejumlah anak-anak pun memainkan enam unit meriam bambu dengan dengan meneteskan minyak tanah agar terdengar bunyi ledakan atau dentuman.
Menurut Ketua Karang Taruna Kampung Bekelir Andi Suhandi, suara dentuman itu untuk menandakan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah telah tiba.
"Kami buat permainan ini untuk menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah," ujar Andi kepada _TangerangNews_.
Andi mengatakan meskipun terdengar suara dentuman yang cukup keras, permainan tersebut tidak berbahaya karena layaknya tembakan hampa.
"Tidak, tidak berbahaya ini kan hanya hampa," katanya.
Andi menambahkan, selain bermain lodong, para warga Kampung Bekelir juga menyambut lebaran dengan keliling berjalan kaki mengitari Jalan Kisamaun, Pasar Lama hingga Jalan Kalipasir sambil membawa obor.
"Kami juga tadi keliling-keliling jalan kaki. Semua dilakukan demi memeriahkan hari kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh," imbuhnya.(RMI/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSeorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews