Connect With Us

Kemarau, Sungai Cisadane Tangerang Surut

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 Juli 2019 | 17:16

Tampak surutnya debit air Sungai Cisadane. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang dilanda musim kemarau. Dampaknya, debit air di Sungai Cisadane pun menyurut.

Pantauan TangerangNews di Pintu Air 10, Pasar Baru, Kota Tangerang pada Kamis (7/9/2019), surutnya air jelas terlihat. 

Petugas Pintu Air 10, Sukardin mengatakan, debit air saat ini berada di ketinggian tidak normal yaitu 11.80 meter. Normalnya adalah 12.50 meter. Artinya, volume air menurun 70 centimeter.

Tampak surutnya debit air Sungai Cisadane.

"Debit air mengalami penurunan. Tapi belum kekeringan bahwa sekarang di bawah normal," ujarnya kepada TangerangNews.

Menurutnya, penurunan debit air Sungai Cisadane karena dampak musim kemarau yang terjadi di wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya sejak dua bulan terakhir.

"Apalagi dari Bogor tidak hujan ya sehingga tidak ada tambahan aliran air," ucapnya.

Baca Juga :

Menurutnya, Cisadane dikatakan mengalami kekeringan jika debit air hanya setinggi 7,50 meter dari permukaan.

"Nah kalau tingginya segitu, pabrik-pabrik dan warga sudah menjerit kekurangan air," tukasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill