Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TANGERANGNEWS.com—Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Tangerang menggelar apel kehormatan dan renungan suci untuk menghormati jasa para pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Kota Tangerang.
Apel kehormatan dan renungan suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia ini berlangsung khidmat, Sabtu (17/8/2019) dinihari.

Komandan Kodim 0506/Tgr Letkol Infanteri Wisnu Kurniawan memimpin apel kehormatan dan renungan suci yang dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan.
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan naskah apel kehormatan dan renungan suci oleh Inspektur upacara. Suasana kegiatan tahunan ini semakin sakral saat lampu dimatikan dan obor-lilin dinyalakan.
Menurut Wisnu, apel kehormatan dan renungan suci untuk mengenang jasa pahlawan yang telah gugur demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Renungan ini sangat penting supaya kita selalu menghargai, mengingat perjuangan para pahlawan kita. Sehingga hal-hal seperti ini jangan sampai luntur. Kegiatan ini merupakan kegiatan hari kemerdekaan RI," ujarnya.
Wisnu juga berpesan kepada warga Tangerang bahwa Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan jiwa patriotisme.
"Tentunya nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme ini juga dijadikan motivasi kita khususnya seluruh masyarakat Kota Tangerang lebih mencintai bangsa ini dan sama-sama membangun kemajuan Kota Tangerang," pungkasnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGBulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews