Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com—Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang mengukuhkan ratusan mahasiswa barunya untuk menyambut tahun akademik 2019/2020.
Pengukuhan berlangsung pada sidang senat terbuka di ruang Auditorium Kampus UNIS, Jalan Maulana Yusuf, Kota Tangerang, Kamis (29/8/2019).
Rektor UNIS Mustafa Kamil mengatakan tahun akademik ini pihaknya menerimab1.400 mahasiswa baru. Namun, baru 600 mahasiswa anyar yang dikukuhkan.
BACA JUGA:
Mahasiswa baru dari tiga fakultas yang dikukuhkan tersebut telah mengikuti masa orientasi studi dan pengenalan kampus (Ospek).


"Tahun ini Alhamdulillah UNIS memperoleh kuota mahasiswa baru yang sangat banyak dan ini menjadi berkah bagi UNIS. Mudah-mudahan kami terus berkembang lebih baik lagi," ujarnya.
Ia menuturkan, para mahasiswa selama berkuliah di UNIS hingga lulus, selain diberikan ilmu jurusan, juga akan dibekali berbagai ilmu pengetahuan yang dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Mereka dibekali berbagai ilmu pengetahuan lain yang spesifik dibutuhkan dunia kerja saat ini, yaitu agar bisa mandiri mengembangkan, dan diberi pemahaman teknologi terbaru serta nilai-nilai akhlakul karimah," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews