Telkomsel Tebar Voucher Jutaan Rupiah hingga Nobar Seru di Serang
Selasa, 20 Januari 2026 | 20:43
Mengawali tahun 2026 dengan penuh apresiasi, Telkomsel Regional Jakarta Banten kembali memperkuat ikatan dengan para pelanggan setianya.
TANGERANGNEWS.com—Pada Selasa (3/9/2019), merupakan hari perdana para anggota DPRD Kota Tangerang untuk masa bakti 2019-2024 bekerja menjadi wakil rakyat setelah dilantik.
Berdasarkan informasi para pegawai Sekretariat DPRD Kota Tangerang, sejumlah wakil rakyat yang merupakan wajah baru di parlemen tersebut sudah berdatangan ke gedung DPRD Kota Tangerang sedari pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, wajah-wajah baru yang berdatangan tersebut di antaranya Theresia Megawati Wijaya, Andri Permana dan Rusdi Alam. Selain itu, wakil rakyat inkumben seperti Mulyadi, Anggiat Sitohang, dan Suparmi juga tampak hadir.
Mereka langsung masuk ke ruang-ruang komisi dan fraksi. Aktivitasnya berinteraksi dengan para pegawai Sekretariat DPRD Kota Tangerang. Mereka juga sudah mulai melakukan rapat-rapat kecil.
Baca Juga :
Anggota DPRD Kota Tangerang Anggiat Sitohang mengatakan belum ada agenda-agenda kedewanan pada hari perdana berdinas setelah dilantik ini.
"Memang masih belum ada aktivitas full, ya," ujarnya kepada TangerangNews.
Menurut Politisi Partai Nasdem ini, para wakil rakyat masih disibukkan dengan rapat-rapat internal, yaitu pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD).
Ia menambahkan, agenda kedewanan akan mulai aktif pada Oktober 2019 atau setelah DPR RI dilantik.
Sebab, mesti harus menunggu terbitnya Undang-undang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Dewan Perwakilan Daerah atau UU MD3.
"Kemungkinan baru akan aktif Oktober setelah pelantikan DPR RI karena kaitan dengan UU MD3," pungkasnya.(RMI/HRU)
Mengawali tahun 2026 dengan penuh apresiasi, Telkomsel Regional Jakarta Banten kembali memperkuat ikatan dengan para pelanggan setianya.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews