VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com—Polres Metro Tangerang Kota meringkus dua pelaku penyiraman air keras hingga menewaskan ustaz Hasanudin, 29.
Kedua pelaku yang berinisial RM, 33, dan AG, 16, diringkus saat melarikan diri di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu pada Minggu (1/9/2019). Keduanya dijerat pasal pembunuhan berencana.
Menurut Kapolsek Teluknaga AKP Dodi Abdul Rohim, peristiwa dilatarbelakangi motif cinta segitiga. Pelaku sudah merencanakan pembunuhan itu sejak lama.
"Memang sudah terencana. Harusnya pembunuhan terjadi hari Rabu, tapi guru ngaji (korban) tidak ada. Jadinya, dieksekusi hari Jumat malam," jelasnya dalam jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (3/9/2019).
Pada rencana awal, ustaz Hasanudin tidak muncul ketika ditunggu kedua pelaku di sebuah gang, Kampung Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. RM dan AG pun mengurungkan niatnya.
BACA JUGA:
Namun, rencana jahat itu tetap berjalan sehingga kedua pelaku berhasil melakukan aksi penyiraman menggunakan air keras pada Jumat (30/8/2019) pukul 22.15 WIB—saat sang ustaz selesai mengajar ngaji di lokasi yang sama.
"Pada saat perjalanan pulang, korban dicegat sama RM dan AG, tanpa basa-basi ada perintah dari RM untuk menyiramkan sejenis air keras ke korban dan di eksekusi oleh AG," ungkapnya.
Meski sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat, korban yang mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya itu nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pada Sabtu (31/8/2019) pagi.
Dodi menyatakan, motif pembunuhan ini karena cinta segitiga. Menurutnya, istri Hasanudin, Yatimah, 25, memiliki hubungan spesial dengan otak pembunuhan tersebut, RM.
RM dan Yatimah diketahui sudah menjalin cinta selama dua tahun. Hubungan keduanya sempat kandas karena RM menikahi wanita lain. Tak lama setelahnya, Yatimah juga menikah dengan Hasanudin.
"Sejalan waktu, RM ini cerai karena istrinya meninggal dan kembali mendekati Yatimah yang statusnya masih jadi istri Hasanudin," ungkapnya.
Hubungan pernikahan Yatimah dan korban pun mulai berjalan tidak mulus sejak itu. Sebab, Hasanudin mengetahui bahwa istrinya ini didekati lagi oleh RM yang notabene adalah mantan kekasih.
"Makanya sejak itu kalau istrinya hilang pasti nuduhnya lagi jalan sama mantannya (RM) dan RM tidak terima dituduh terus," kata Dodi.
RM pun mengaku sakit hati karena dituduh yang tidak-tidak oleh korban. Sehingga ia mengajak AG untuk membunuh korban.
"Sakit hati terus karena difitnah dan dituduh kalau istrinya pergi dan hilang dikiranya pergi sama saya. Selalu gitu terus," ungkap RM.
Atas tindakannya yang menghilangkan nyawa, kedua pelaku mendekam di tahanan Polres Metro Tangerang Kota dan dijerat Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana dan Pengeroyokan dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup.(MRI/RGI)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGPakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews