Connect With Us

Ustaz Hasanudin Tewas Disiram Air Keras Dipicu Cinta Segitiga

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 September 2019 | 20:07

Kapolsek Teluknaga AKP Dodi Abdul Rohim (tengah) bersama anggota lainnya menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan, di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (3/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Polres Metro Tangerang Kota meringkus dua pelaku penyiraman air keras hingga menewaskan ustaz Hasanudin, 29.

Kedua pelaku yang berinisial RM, 33, dan AG, 16, diringkus saat melarikan diri di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu pada Minggu (1/9/2019). Keduanya dijerat pasal pembunuhan berencana.

Menurut Kapolsek Teluknaga AKP Dodi Abdul Rohim, peristiwa dilatarbelakangi  motif cinta segitiga. Pelaku sudah merencanakan pembunuhan itu sejak lama.

"Memang sudah terencana. Harusnya pembunuhan terjadi hari Rabu, tapi guru ngaji (korban) tidak ada. Jadinya, dieksekusi hari Jumat malam," jelasnya dalam jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (3/9/2019). 

Pada rencana awal, ustaz Hasanudin tidak muncul ketika ditunggu kedua pelaku di sebuah gang, Kampung Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.  RM dan AG pun mengurungkan niatnya.

BACA JUGA:

Namun, rencana jahat itu tetap berjalan sehingga kedua pelaku berhasil melakukan aksi penyiraman menggunakan air keras pada Jumat (30/8/2019) pukul 22.15 WIB—saat sang ustaz selesai mengajar ngaji di lokasi yang sama.

"Pada saat perjalanan pulang, korban dicegat sama RM dan AG, tanpa basa-basi ada perintah dari RM untuk menyiramkan sejenis air keras ke korban dan di eksekusi oleh AG," ungkapnya.

Meski sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat, korban yang mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya itu nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pada Sabtu (31/8/2019) pagi.

Dodi menyatakan, motif pembunuhan ini karena cinta segitiga. Menurutnya, istri Hasanudin, Yatimah, 25, memiliki hubungan spesial dengan otak pembunuhan tersebut, RM.

RM dan Yatimah diketahui sudah menjalin cinta selama dua tahun. Hubungan keduanya sempat kandas karena RM menikahi wanita lain. Tak lama setelahnya, Yatimah juga menikah dengan Hasanudin.

"Sejalan waktu, RM ini cerai karena istrinya meninggal dan kembali mendekati Yatimah yang statusnya masih jadi istri Hasanudin," ungkapnya.

Hubungan pernikahan Yatimah dan korban pun mulai berjalan tidak mulus sejak itu. Sebab, Hasanudin mengetahui bahwa istrinya ini didekati lagi oleh RM yang notabene adalah mantan kekasih.

"Makanya sejak itu kalau istrinya hilang pasti nuduhnya lagi jalan sama mantannya (RM) dan RM tidak terima dituduh terus," kata Dodi.

RM pun mengaku sakit hati karena dituduh yang tidak-tidak oleh korban. Sehingga ia mengajak AG untuk membunuh korban.

"Sakit hati terus karena difitnah dan dituduh kalau istrinya pergi dan hilang dikiranya pergi sama saya. Selalu gitu terus," ungkap RM.

Atas tindakannya yang menghilangkan nyawa, kedua pelaku mendekam di tahanan Polres Metro Tangerang Kota dan dijerat Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana dan Pengeroyokan dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup.(MRI/RGI)

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

KOTA TANGERANG
HUT RI, Warga Kota Tangerang Dapat Diskon Pajak hingga 45 Persen

HUT RI, Warga Kota Tangerang Dapat Diskon Pajak hingga 45 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 | 17:55

Masyarakat Kota Tangerang dapat memanfaatkan berbagai keringanan pajak daerah dengan potongan hingga 45 persen dalam Program Pesta Diskon Kemerdekaan yang berlangsung mulai 3 hingga 31 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill