Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Ribuan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI. Aksi yang masih berlanjut hingga malam hari ini diikuti juga mahasiswa asal perguruan tinggi di Tangerang Selatan.
Keberangkatan mahasiswa untuk menolak disahkannya RUU KUHP serta beberapa RUU lainnya itu dikawal oleh pihak keamanan dari Polres Tangsel dan jajaran.
"Tangsel kesiapan antisipasi baik keberangkatan maupun BKO ke gedung DPR/MPR RI sudah kami lakukan. Untuk ke Jakarta kami siapkan 100 personel," kata Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tangerang Selatan Kompol Murodih, Selasa (24/9/2019).
Selain pengamanan, kata dia, di jalan lintas menuju Jakarta dan kawasan sekitar Senayan, Polres Tangsel juga telah menyiagakan personel di Polsek-Polsek, terutama di wilayah Pamulang, Ciputat, dan Setu.
"Sementara saya masih bertahan di wilayah Ciputat berikut anggota. Semoga semua kondusif," imbuhnya.
Pantauan TangerangNews, hari ini ribuan mahasiswa dari perguruan tinggi di Tangsel bergerak ke Jakarta untuk berunjuk rasa. Mahasiswa itu berasal dari Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ), UIN Jakarta, Unpam dan Institut Teknologi Indonesia (ITI).(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews