Connect With Us

Pelajar Ikut Demo, Wali Kota Tangerang: Lebih Baik Fokus Belajar

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 September 2019 | 14:47

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat diwawancarai awak media, di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (26/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Sejumlah kelompok pelajar asal Kota Tangerang diamankan polisi setelah mengikuti aksi demonstrasi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, para pelajar asal kota berjuluk Akhlakul Karimah ini lebih baik menjalani aktivitas pembelajaran dibanding mengikuti aksi unjuk rasa.

"Jadi kita berharap untuk anak-anak pelajar lebih konsentrasi kepada pelajaran," ujar Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (26/9/2019).

Arief menuturkan, Pemerintah Kota Tangerang telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan maupun kelurahan, untuk mengajak kelompok-kelompok masyarakat dalam menjaga proses demokrasi dengan baik.

BACA JUGA:

"Makanya jangan sampai ada kerusuhan demokrasi yang harusnya menyampaikan aspirasi dengan baik, tapi ada terprovokasi sehingga menimbulkan kerugian," ucapnya.

"Bagimanapun kita semua sama-sama ingin membangun Indonesia lebih baik lagi," imbuhnya.

Arief tak melarang kelompok masyarakat dari unsur manapun yang ingin menyampaikan aspirasi.

Namun menurut dia, proses demokrasi di Indonesia justru berujung rusuh tanpa mengedepankan asas musyawarah.

Sehingga, Arief mengimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tetap menahan diri.

"Saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk mampu menahan diri dan bisa menyuarakan harapannya, keinginannya, berkaitan dengan beberapa aturan-aturan ini dengan cara-cara yang tetap baik dan elegan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill