Connect With Us

Puluhan Pelajar di Jatiuwung Diamankan Saat Hendak Aksi ke DPR RI

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 30 September 2019 | 18:21

Puluhan pelajar SMP, SMK serta anak jalanan yang hendak bergabung dengan aksi massa ke gedung DPR RI diamankan jajaran Polsek Jatiuwung di RM Pondok Selera 2, Jalan Gatot Subroto, Kota Tangerang Banten, Senin (30/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Puluhan pelajar SMP, SMK serta anak jalanan diamankan jajaran Polsek Jatiuwung di RM Pondok Selera 2, Jalan Gatot Subroto, Kota Tangerang Banten. Mereka diamankan lantaran hendak bergabung dengan aksi massa ke gedung DPR RI, Senin (30/9/2019). 

Aksi sweeping yang dilakukan jajaran Polsek Jatiuwung ini digelar bersamaan dengan adanya aksi unjuk rasa di gedung DPR RI. Mereka melakukan penyempitan jalan dengan meletakkan barier agar kendaraan yang mengarah ke Tangerang tidak melaju dengan kencang. 

BACA JUGA:

Pantauan di lokasi, aksi kejar-kejaran anggota kepolisian dan Satpol PP Kota Tangerang sempat terjadi di jalan ini. Saat itu, sekelompok remaja sempat bersembunyi di atas kendaraan truk besar, tetapi lantaran ketahuan mereka mencoba melarikan diri dari petugas. 

Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring mengatakan, sweeping ini dilakukan untuk mencegah pelajar yang hendak mengikuti aksi di gedung DPR RI.

"Kami melakukan ini di dua titik atas perintah pimpinan. Yakni di wilayah Jatiuwung dan lampu merah PLN," ujarnya.

Kapolsek menuturkan, dari penyisiran ini telah diamankan setidaknya puluhan orang. Namun demikian, Kapolsek menyebut hanya ada barang bukti bendera merah putih dan juga pesan berantai yang dijadikan bukti. 

"Tidak ada sajam (senjata tajam). Ada kurang lebih 50 orang yang diamankan petugas kami dijalanan," katanya. 

Kata Kapolsek, untuk penyisiran di wilayah Jatiuwung sendiri akan dilakukan hingga 20 Oktober 2019 mendatang saat pelantikan Presiden RI. 

"Atas arahan pimpinan kita akan buka sampai nanti tanggal 20," imbuhnya.

Kapolsek menambahkan, dalam aksinya pelajar ini membuat sebuah grup WhatsApp untuk mengajak siswa lainnya bergabung ke gedung DPR RI. 

"Mereka ada grupnya. Dan mengirim pesan berantai untuk mengajak bergabung," pungkasnya.(MRI/RGI)

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

PROPERTI
Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Senin, 27 April 2026 | 11:47

Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill