Connect With Us

Buruh Sebut UMP Banten 2020 Tidak Sesuai Survei Pasar

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 Oktober 2019 | 21:35

| Dibaca : 3053

Konferensi pers pimpinan aliansi keluarga besar aliansi buruh Banten bersatu dalam rangka menyampaikan rekomendasi pengupahan tahun 2020. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Aliansi Buruh Banten Bersatu menilai surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan tentang Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020, yaitu sekitar 8,51 persen tidak sesuai dengan survei pasar.

Aliansi Buruh Banten Bersatu pun menuntut agar Gubernur Banten Wahidin Halim dapat merekomendasikan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) pada empat kota dan kabupaten yang ada di daerah Banten pada 2020 mendatang.

Presidium Aliansi Buruh Banten Bersatu, Galih Wawan Haryanto mengatakan, kenaikan UMP berdasarkan surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan tidak sesuai dengan survei pasar.

Konferensi pers pimpinan aliansi keluarga besar aliansi buruh Banten bersatu dalam rangka menyampaikan rekomendasi pengupahan tahun 2020.

“UMP yang ditetapkan melalui surat edaran itu tidak sesuai dengan survei pasar dan kebutuhan hidup layak,” ujarnya di bilangan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (24/10/2019).

Menurutnya, para buruh akan mendesak Gubernur Banten Wahidin Halim, untuk merekomendasikan kenaikan UMK pada empat kota dan kabupaten yang ada di Provinsi Banten.

“Empat kota dan kabupaten yang saya maksud yaitu Kota Cilegon, Kota Tangerang, Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang,” terang Galih.

Baca Juga :

 

Galih menuturkan, jika Gubernur Banten tidak dapat merekomendasikan apa yang menjadi kebutuhan buruh di Provinsi Banten, pihaknya mengancam akan melakukan aksi besar-besaran.

“Jika Gubernur tidak dapat merekomendasikan apa yang menjadi keinginan buruh, kami akan melakukan aksi demo besar-besaran,” tegas Galih.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Banten, Dedi Sudarajat menambahkan, kenaikan UMK di empat kabupaten dan kota berdasarkan rekomendasi dari Aliansi Buruh Banten Bersatu berlandaskan pada survei pasar yang ada dan kebutuhan hidup layak.

Adapun kenaikan UMK kabupaten dan kota yang direkomendasikan oleh Aliansi Buruh Banten Bersatu yaitu, Kota Tangerang sebesar Rp4.434.000, Kota Cilegon sebesar Rp4.482.000 dan Kota Tangsel sebesar Rp4.297.000.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Alhamdulillah, 18.752 Jemaah Umrah Akhirnya Berangkat Desember

Alhamdulillah, 18.752 Jemaah Umrah Akhirnya Berangkat Desember

Selasa, 30 November 2021 | 13:54

TANGERANGNEWS.com-Setelah sempat ditunda cukup lama akibat COVID-19, akhirnya para jemaah umrah Indonesia bisa berangkat ke tanah suci pada bulan Desember 2021

KOTA TANGERANG
Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Kota Tangerang Masih Stabil

Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Kota Tangerang Masih Stabil

Selasa, 7 Desember 2021 | 20:47

TANGERANGNEWS.com-Harga bahan-bahan pokok di pasar tradisional Kota Tangerang masih stabil menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2021

TANGSEL
Hebat! Pegawai Difabel Polres Tangsel Raih Medali Perunggu di Peparnas XVI Papua 2021

Hebat! Pegawai Difabel Polres Tangsel Raih Medali Perunggu di Peparnas XVI Papua 2021

Rabu, 8 Desember 2021 | 12:42

TANGERANGNEWS.com-Zainudin, pegawai penyandang disabilitas yang bekerja di Polres Tangerang Selatan meraih prestasi mengagumkan. Ia berhasil menyabet medali perunggu cabang olahraga panahan dalam kejuaraan

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin