Connect With Us

Terekam CCTV, Garong Bersajam Sandera Pegawai & Gasak Uang Minimarket di Ciledug

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 10 November 2019 | 14:16

Salah satu perampok yang tertangkap kamera CCTV, di minimarket di Jalan Masjid, RT4/7, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Kawanan perampok menyatroni minimarket di Jalan Masjid, RT4/7, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Dalam aksinya, tiga pria yang bersenjata tajam (sajam) itu menyandera dua karyawan toko, Minggu (10/11/2019) dini hari.

Aksi kejahatan mereka terekam kamera pengawas (CCTV). Senjata tajam yang dibawa perampok dan diacungkan itu menyerupai golok. 

Ketiga pelaku mengenakan pakaian tertutup lengkap dengan penutup wajah. Saat memasuki minimarket, ketiga pelaku langsung mengeluarkan golok dan juga mengancam penjaga toko.

BACA JUGA:

Kedua pegawai yang diketahui bernama Wiwit Putri, 20, dan Ajun Abraham, 23, ini hanya bisa pasrah bila tokonya dirampok.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua karyawan itu sempat diikat menggunakan tali plastik. Meja kasir di toko itu pun diacak-acak. Lalu, mereka kabur setelah berhasil menggasak uang sebesar Rp18 juta.

Petugas masih mendalami kasus ini. Kanit Reskrim Polsek Ciledug Iptu Irwan Kusuma membenarkan kejadian itu. Namun, ia belum dapat membeberkan lebih rinci.

"Iya semalam. Tunggu sebentar, ya, lagi di lapangan nih," pungkasnya.(RAZ/RGI)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill