Connect With Us

Andikpas LPKA Tangerang Diminta Ikut Cegah Narkoba

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 27 Desember 2019 | 13:18

Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Klas I Tangerang, Jumat (27/12/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota menggelar penyuluhan bahaya narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Klas I Tangerang, Jumat (27/12/2019).

Penyuluhan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) ini diikuti sekitar 120 anak didik pemasyarakatan (andikpas). 

Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Klas I Tangerang, Jumat (27/12/2019).

Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang Kota Komisaris Susida Aswita mengatakan, penyuluhan digelar untuk memberikan kesadaran bagi andikpas ihwal bahaya penyalahgunaan narkoba. 

"Sehingga dia menjauhi narkoba," ujarnya. 

Susida menyebut bahwa pihaknya mengajak para andikpas untuk menjadi agen perubahan dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba. Mereka akan tergabung dalam wadah Remaja Anti Narkoba. 

"Karena dari Polres juga sudah membentuk tim PT 95 yang akan mengadakan atau menyambangi korban penyalahgunaan narkoba," ungkapnya. 

Ia mengatakan langkah ini sebagai wujud memberantas peredaran narkoba di Kota Tangerang. Sebab, saat ini kota bermotto Akhlakul Karimah ini masih dalam zona merah peredaran narkoba. 

"Mudah-mudahan nanti bisa zona biru atau bersih dari narkoba," tuturnya. 

Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Klas I Tangerang, Jumat (27/12/2019).

Hal senada diutarakan Plt Kepala LPKA Klas I Tangerang Dedy Cahyadi. Ia mendukung gagasan Polres Metro Tangerang Kota dalam memberantas peredaran narkoba dengan menjadikan para andikpas sebagai agen perubahan. 

"Sehingga kehidupan mereka bermanfaat," tuturnya.

Sejauh ini, kata Dedy, pihaknya gencar melakukan penggeledahan barang-barang terlarang sekaligus penataan kamar-kamar LPKA untuk memastikan bersih dari narkoba. 

"Sampai dengan saat ini anak kami alhamdulillah mengikuti peraturan dengan tertib," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

KAB. TANGERANG
Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:48

Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 95.000 peserta BPJS Kesehatan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Tangerang.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill