Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Hingga kini, seluruh kecamatan di Kota Tangerang masih dilanda banjir. Dari 13 kecamatan yang terdampak, empat diantaranya disebut cukup parah.
“Paling parah ini ada di daerah Ciledug, Batuceper, Karang Tengah, Larangan karena sungai Mokervaart meluap,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat memantau banjir di Ciledug Indah, Kota Tangerang, Rabu (1/1/2020).

Setelah hujan tanpa henti yang mengguyur Kota Tangerang dan sekitarnya sejak malam kemarin, pagi ini sekitar pukul 05.00 WIB, laporan banjir mulai muncul.
Selain di ruas-ruas jalan, banjir di Kota Tangerang melanda pemukiman warga. Bahkan di Ciledug, genangan air sudah mencapai sepinggang orang dewasa atau sekitar 80 cm.
Baca Juga :
Arief mengungkapkan, derasnya air yang mengalir ke perumahan Ciledug Indah II menyebabkan warga terjebak genangan air.
“Masyarakat banyak terjebak di dalam. Kita coba potong arus yang masuk ke Ciledug indah 2 supaya nggak terlalu deras,” ucapnya.
Dia mengatakan, Pemkot Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah tengah mengevakuasi warga terdampak banjir di kota ini. Para petugas dan sejumlah perahu karet pun dikerahkan.
“Jadi sekarang utamanya adalah evakuasi masyarakat supaya keluar dulu, karena arus semakin tinggi dan juga kondisi sudah melimpas dari tanggul yang ada. Jadi kita mohon doanya semoga semua masyarakat bisa selamat dan kita coba maksimalkan petugas yang ada. Kita dapat bantuan juga dari Dandim dan Kapolres,” paparnya.(RMI/HRU)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGDirektorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar sindikat penipuan siber berskala besar yang mencatut institusi Kejaksaan Agung.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews