Connect With Us

Lokasi Dekat Ciledug Indah, Warga Pondok Bahar Belum Kebagian Bantuan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 2 Januari 2020 | 15:53

Banjir di kompleks Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga terdampak banjir di kompleks Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang yang membutuhkan bantuan sangat miris.

Pasalnya, bantuan dari pemerintah maupun instansi lainnya terpusat di kompleks Ciledug Indah, Karang Tengah. Padahal, lokasi keduanya cukup dekat karena masih dalam satu kecamatan.

Para Korban Banjir di kompleks Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Menurut Kasie Kedaruratan BPBD Kota Tangerang Hambali Bakar, bantuan petugas dan pendirian posko masih terpusat di Ciledug Indah.

"Bantuan terpusat di sini, karena memang dari awal di sini," ujarnya saat ditemui TangerangNews di Ciledug Indah II.

Di Ciledug Indah, sejumlah posko telah didirikan. Posko itu diketahui dari pemerintah daerah, partai politik, kepolisian, hingga dari relawan.

"Kami masih fokus di sini," ungkapnya.

Para petugas di Ciledug Indah tampak masih sibuk menyisir pemukiman warga untuk evakuasi.

Situasi di Posko bantuan untuk para korban Banjir di Perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang.

Situasi di Posko bantuan untuk para korban Banjir di Perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang.

Sebagian petugas lainnya sibuk mengantar jurnalis-jurnalis televisi menorobos banjir. Ketinggian air yang menggenang di kawasan ini mencapai 60 centimeter.

Sementara di Pondok Bahar, menurut warga hingga kini belum mendapat bantuan maksimal. Posko juga belum didirikan. Padahal di lokasi ini sangat diperlukan. 

Situasi di Posko bantuan untuk para korban Banjir di Perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang.

Dari pantauan, air menggenangi pemukiman Pondok Bahar mencapai 90 centimeter. Warga masih sibuk menyelamatkan barang-barang yang dianggap berharga.

"Bantuan petugas baru ada tadi hanya dari TNI dan partai politik," tutur Indra.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill