Ada 5.101 Kasus TBC Sepanjang 2026 di Kabupaten Tangerang
Senin, 27 Juli 2026 | 11:07
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 5.101 jiwa yang terinfeksi penyakit Tuberkulosis (TBC) di sepanjang 2026.
TANGERANGNEWS.com-Warga terdampak banjir di kompleks Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang yang membutuhkan bantuan sangat miris.
Pasalnya, bantuan dari pemerintah maupun instansi lainnya terpusat di kompleks Ciledug Indah, Karang Tengah. Padahal, lokasi keduanya cukup dekat karena masih dalam satu kecamatan.

Menurut Kasie Kedaruratan BPBD Kota Tangerang Hambali Bakar, bantuan petugas dan pendirian posko masih terpusat di Ciledug Indah.
"Bantuan terpusat di sini, karena memang dari awal di sini," ujarnya saat ditemui TangerangNews di Ciledug Indah II.
Di Ciledug Indah, sejumlah posko telah didirikan. Posko itu diketahui dari pemerintah daerah, partai politik, kepolisian, hingga dari relawan.
"Kami masih fokus di sini," ungkapnya.
Para petugas di Ciledug Indah tampak masih sibuk menyisir pemukiman warga untuk evakuasi.


Sebagian petugas lainnya sibuk mengantar jurnalis-jurnalis televisi menorobos banjir. Ketinggian air yang menggenang di kawasan ini mencapai 60 centimeter.
Sementara di Pondok Bahar, menurut warga hingga kini belum mendapat bantuan maksimal. Posko juga belum didirikan. Padahal di lokasi ini sangat diperlukan.

Dari pantauan, air menggenangi pemukiman Pondok Bahar mencapai 90 centimeter. Warga masih sibuk menyelamatkan barang-barang yang dianggap berharga.
"Bantuan petugas baru ada tadi hanya dari TNI dan partai politik," tutur Indra.(RAZ/HRU)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 5.101 jiwa yang terinfeksi penyakit Tuberkulosis (TBC) di sepanjang 2026.
TODAY TAGKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang serius menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 yang akan berlangsung di Kota Tangerang Selatan.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews