Connect With Us

Pemkot Tangerang Buka Donasi untuk Korban Banjir

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 2 Januari 2020 | 18:10

| Dibaca : 537

Ibu-ibu saat membuat makanan untuk para Korban Banjir di Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membuka donasi untuk membantu warga terdampak banjir. Penerimaan donasi melalui Tangerang Bersedekah.

"Kami terima donasi untuk saudara kita yang terkena musibah banjir," ujar Zuldin, narahubung Tangerang Bersedekah, Kamis (2/1/2020).

Berdasarkan data, terdapat 267 titik banjir yang tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang dengan jumlah warga terdampak 16.994 jiwa.

Para korban, kata Zuldin, membutuhkan logistik seperti beras, telur, makan instan, makanan bayi, air mineral, susuk, popok dan pembalut hingga pakaian layak pakai.

"Jika donatur ingin berdonasi silahkan saja kirim ke dapur umum di Puspem Kota Tangerang. Atau hubungi saya, 081311321212," kata Zuldin.

Berdasarkan data pula, posko Puspem Kota Tangerang hingga kini telah menyalurkan bantuan kepada para korban banjir berupa 6.690 nasi bungkus, 303 dus air mineral, 1.251 dus mie instan, 78 peti telur, dan 710 buah roti.(RMI/HRU)

HIBURAN
500 Siswa se-Indonesia Ikut Kompetisi Virtual Sekolah Pahoa Tangerang

500 Siswa se-Indonesia Ikut Kompetisi Virtual Sekolah Pahoa Tangerang

Selasa, 23 November 2021 | 17:17

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak lebih dari 500 siswa se-Indonesia mengikuti Pahoa Fun Sport and Activities (PASS) 202, kompetisi secara daring yang digelar Sekolah Terpadu Pahoa, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang

BISNIS
Harga Minyak Goreng Mencekik, Diibaratkan Tikus Mati di Lumbung

Harga Minyak Goreng Mencekik, Diibaratkan Tikus Mati di Lumbung

Sabtu, 4 Desember 2021 | 16:06

TANGERANGNEWS.com - Akademisi DR. Mukhaer Pakkana menilai, sehubungan makin meroketnya harga komoditas Crude Palm Oil (CPO

BANTEN
Pernyataan Gubernur Banten Dinilai Merendahkan Buruh

Pernyataan Gubernur Banten Dinilai Merendahkan Buruh

Senin, 6 Desember 2021 | 23:46

TANGERANGNEWS.com-Pernyataan Gubernur Banten Wahidin Halim yang meminta pengusaha untuk mengganti pegawai yang menolak Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 2022 dinilai merendahkan kaum buruh

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin