Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria yang tidur di area persawahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang menghebohkan warga sekitar karena disangka korban pembunuhan.
Ternyata, pria yang berlumuran lumpur ini masih hidup dan diduga mengalami gangguan kejiwaan, Selasa (14/1/2020).
Kapolsek Benda Kompol Doddy Ginanjar menyanggah informasi yang beredar di media sosial bila pria bernama Habib Al Muhari, 21, warga Belendung tersebut merupakan korban pembunuhan.
“Ini siapa yang membuat hoaks ya,” ujarnya.
Ia mengungkapkan pria berlumuran lumpur akibat tidur-tiduran di area sawah tersebut pertama kali ditemukan pemilik sawah bernama Muniri pukul 06.00 WIB.
“Saksi Munari keluar rumah untuk mengecek sawahnya tiba-tiba melihat korban sedang tergeletak di antara tanaman padi dengan posisi miring berlumuran tanah,” ungkapnya.
Lalu, Munari dibantu warga untuk memindahkan pria tersebut dari area sawah ke tanah kering untuk membersihkan tubuhnya dari lumpur.
“Selanjutnya dia dibawa ke RSUD Kota Tangerang,” katanya.
Menurut keterangan keluarga, kata Kapolsek, pria ini mengalami gangguan kejiwaan atau stres.
“Sebelumnya sekitar jam 04.00 pagi korban keluar dari rumah dan sempat dikejar oleh ayah kandungnya, namun korban berhasil melarikan diri,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGKomisi III DPRD Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah strategis untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews