Connect With Us

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane 

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 29 Januari 2020 | 16:39

Petugas mengevakuasi sesosok mayat pria yang ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Sesosok mayat pria ditemukan mengambang di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Rabu (29/1/2020). Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tubuh membengkak. 

Kabiro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan mengatakan mayat pria tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan warga mengambang di Sungai Cisadane dekat kawasan Polres Metro Tangerang Kota pukul 03.10 WIB. 

Lalu, kata dia, para petugas PMI dan BPBD menyisir kawasan tersebut sambil mengikuti arus air Sungai Cisadane. 

"Kemudian disisir sampai Pintu Air 10. Dan pada pukul 07.48 WIB, mayat berhasil dievakuasi," ujarnya kepada TangerangNews. 

Menurut Ade, mayat tersebut berhasil ditemukan setelah dilakukabn penyisiran sekitar lima jam. Ia menyebut mayat dievakuasi di sekitar dermaga Sari Asih Ar-Rahmah. 

Ade menambahkan mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tubuh membengkak dan mengalami pendarahan dari area hidung. 

Kini, jenazah korban telah berada di RSUD Kabupaten Tangerang. 

"Jenis kelamin mayatnya laki-laki. Untuk identitasnya belum diketahui. Jadi, mayat ini diduga sudah tiga hari mengambang," pungkasnya. (RAZ/RAC)

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill