Connect With Us

Kerap Dilanda Banjir, Rumah di Periuk Dijual Cepat

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 5 Februari 2020 | 14:17

Hampir seluruh Warga di Garden City Residence ingin menjual rumah nya kerap di landa banjir. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Warga di Garden City Residence, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang mulai resah. Mereka menjual cepat rumahnya karena kerap dilanda banjir.

Pantauan TangerangNews pada Rabu (5/2/2020), banjir dengan permukaan air setinggi kurang-lebih 100 centimeter masih menggenangi Perumahan Garden City.

TangerangNews berkesempatan menyusuri pemukiman Garden City Residence. Sejumlah warga di perumahan tersebut telah memasang informasi tentang penjualan rumahnya.

Seperti Dodi Septian. Dia telah memasang pamflet penjualan rumahnya lantaran sudah resah tinggal di Garden City Residence.

"Iya, rumah saya yang sekarang kebanjiran. Mau dijual cepat," ujarnya saat dihubungi TangerangNews.

Banjir yang kerap melanda perumahan Garden City Residence menjadi alasan utama Dodi untuk menjual seunit rumahnya.

"Mau dijual karena sering kebanjiran. Banjir ini, kan, menggangu aktivitas. Mengganggu produktivitas. Sudah resah," ungkapnya.

Dodi mengatakan, sudah tinggal di Garden City Residence selama lima tahun. Sebelum membeli rumah seharga Rp350 juta ini, dia juga mengaku telah mengetahui bila pemukiman ini langganan banjir.

"Sudah tahu. Tapi setahu saya banjirnya tidak separah sekarang," kata dia.

Dodi dan keluarganya saat ini bermukim di Kota Tangerang Selatan. Sementara rumahnya di Garden City Residence dimanfaatkan menjadi usaha agen minuman.

Dodi mengaku telah mendengar informasi bila Pemerintah Kota Tangerang akan menanggulangi bencana banjir di perumahannya. Namun, ia tetap ngotot menjual cepat rumahnya dengan harga Rp450 juta.

"Saya tetap mau dijual. Semoga rumah saya cepat laku," pungkasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill