Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com–Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengungkapkan pemberitaan yang tersiar di media massa tentang banjir Periuk meresahkan warga terdampak.
"Banyak berita yang judulnya meresahkan masyarakat," ujar dia dalam jumpa pers di Plaza Puspemkot Tangerang, Kamis (6/2/2020).
Menurutnya, judul-judul dan narasi yang direkonstruksi dalam pemberitaan merugikan Pemkot Tangerang.
Kata dia, dalam berita yang tersiar pula Pemkot Tangerang seolah tidak memiliki solusi penanganan banjir tahunan ini.
Hal ini membuat masyarakat mempertanyakan peran pemerintahnya.
"Ada berita Pemkot Tangerang menyerah, Pemkot hanya bisa berdoa, dan enggak punya solusi. Masyarakat mempertanyakan penanganan kita," katanya.
Ia berharap pemberitaan di media massa tak membuat masyarakat terutama warga terdampak banjir resah.
Ia ingin warga terdampak banjir bisa melewati musibah ini tanpa dibayang-bayangi kegelisahan.
"Perlu disampaikan sehingga masyarakat yang dapat musibah jangan lagi resah," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGMenyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews