Connect With Us

Banjir di Periuk Surut Semeter

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 7 Februari 2020 | 13:35

Banjir di kawasan Periuk, Kota Tangerang mulai surut, Aktifitas warga Kembali Normal Jum'at (7/2 /2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Banjir di kawasan Periuk, Kota Tangerang mulai surut, Jumat (7/2 /2020). Ketinggian debit air yang menggenangi pemukiman menurun hingga satu meter lebih. 

"Banjir mulai menyusut per pagi ini," ujar Syahrial, Kepala UPT Periuk BPBD Kota Tangerang. 

Syahrial mengungkapkan pemukiman di RW 7 dan 8 Perumahan Total Persada saat ini terendam banjir dengan ketinggian air 40 Cm.

Sementara di Perumahan Periuk Damai dan Mutiara Pluit masih digenangi air setinggi 40-50 Cm.

Sedangkan Garden City Residence masih direndam air 20 Cm. Empat perumahan tersebut sebelumnya dilanda banjir hingga 200 Cm.

"Untuk di Cluster Alamanda dan Taman Elang sudah normal," katanya. 

Selain itu, kata Syahrial, akses utama seperti di Jalan Regency, jalur Jembatan Alamanda, jalur Situ Bulakan kini dapat dilintasi kendaraan sepeda motor maupun mobil. 

"Semua akses jalan sudah terbuka," pungkasnya. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill