Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com–Banjir di kawasan Periuk, Kota Tangerang mulai surut, Jumat (7/2 /2020). Ketinggian debit air yang menggenangi pemukiman menurun hingga satu meter lebih.
"Banjir mulai menyusut per pagi ini," ujar Syahrial, Kepala UPT Periuk BPBD Kota Tangerang.
Syahrial mengungkapkan pemukiman di RW 7 dan 8 Perumahan Total Persada saat ini terendam banjir dengan ketinggian air 40 Cm.
Sementara di Perumahan Periuk Damai dan Mutiara Pluit masih digenangi air setinggi 40-50 Cm.
Sedangkan Garden City Residence masih direndam air 20 Cm. Empat perumahan tersebut sebelumnya dilanda banjir hingga 200 Cm.
"Untuk di Cluster Alamanda dan Taman Elang sudah normal," katanya.
Selain itu, kata Syahrial, akses utama seperti di Jalan Regency, jalur Jembatan Alamanda, jalur Situ Bulakan kini dapat dilintasi kendaraan sepeda motor maupun mobil.
"Semua akses jalan sudah terbuka," pungkasnya. (RAZ/RAC)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGSalah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup
Mendukung kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah di wilayah Jabotabek, Telkomsel menghadirkan beragam solusi konektivitas digital yang andal dan terjangkau.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews