Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com–Banjir di kawasan Periuk, Kota Tangerang mulai surut, Jumat (7/2 /2020). Ketinggian debit air yang menggenangi pemukiman menurun hingga satu meter lebih.
"Banjir mulai menyusut per pagi ini," ujar Syahrial, Kepala UPT Periuk BPBD Kota Tangerang.
Syahrial mengungkapkan pemukiman di RW 7 dan 8 Perumahan Total Persada saat ini terendam banjir dengan ketinggian air 40 Cm.
Sementara di Perumahan Periuk Damai dan Mutiara Pluit masih digenangi air setinggi 40-50 Cm.
Sedangkan Garden City Residence masih direndam air 20 Cm. Empat perumahan tersebut sebelumnya dilanda banjir hingga 200 Cm.
"Untuk di Cluster Alamanda dan Taman Elang sudah normal," katanya.
Selain itu, kata Syahrial, akses utama seperti di Jalan Regency, jalur Jembatan Alamanda, jalur Situ Bulakan kini dapat dilintasi kendaraan sepeda motor maupun mobil.
"Semua akses jalan sudah terbuka," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews