Connect With Us

PMI Periksa Kesehatan Warga Terdampak Pascabanjir Periuk

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 7 Februari 2020 | 19:04

Petugas PMI memeriksa kesehatan warga terdampak banjir. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Banjir di kawasan Periuk, Kota Tangerang mulai surut. Petugas PMI Kota Tangerang pun melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak pascabanjir. 

Kabiro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan mengatakan pemeriksaan kesehatan di posko pengungsian Periuk ini bertujuan mengetahui kondisi fisik penyintas banjir.

"Karena banyak para penyintas yang sudah terkena diare, gatal-gatal dan demam," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (7/2/2020). 

Petugas PMI memeriksa kesehatan warga terdampak banjir.

Penanganan lebih lanjut akan dilakukan kepada warga yang mengalami gangguan kesehatan dan mendapatkan rujukan jika dinilai berbahaya.

"Pemeriksaan kesehatan mengantisipasi penyakit ataupun gangguan kesehatan dampak dari banjir," katanya.

Selain penyintas banjir, pemeriksaan juga dilakukan kepada relawan yang bertugas membantu evakuasi warga terdampak banjir.

Salahsatu pengungsi, Rahma mengatakan warga di pengungsian GOR Total Persada banyak yang terkena diare dan gatal-galat dan demam. 

Petugas PMI memeriksa kesehatan warga terdampak banjir.

"Saya sendiri saja sudah mengalami diare dan demam," tuturnya. 

Ia menambahkan bahwa warga terdampak banjir merasa terbantu dengan kehadiran petugas PMI disaat bencana maupun pascabanjir ini. 

"Karena saya bisa langsung cek kondisi kesehatan terhadap warga seperti pemeriksaan tekanan darah," pungkasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill