Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan
Senin, 20 Juli 2026 | 21:12
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com—Banjir masih melanda pemukiman warga di Garden City Residence, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (24/2/2020). Ratusan warga pun mulai mengungsi.
"Ketinggian air sampai sekarang masih satu meteran. Itu banjir di perumahan di Garden City saja," ujar Kamaluddin Azizi, Kasubag TU UPT Periuk BPBD Kota Tangerang.
Ia mengatakan banjir diakibatkan karena Kali Ledug meluap setelah Kota Tangerang dilanda hujan deras.
Menurutnya, air setinggi 130 sentimeter mulai merendam pemukiman warga di RW 21, 22, dan 25 pada Minggu (23/2/2020).
Hingga kini debit air surut 30 sentimeter. "Jadi, kemarin ketinggian air cukup parah. Sekarang mulai surut, jadi semeter," katanya.
Ia mengungkapkan warga terdampak banjir mencapai 1.267 jiwa. Sementara dari ribuan warga terdampak tersebut, 430 jiwa telah mengungsi.
"Posko pengungsian berada di Sekretariat RW 13," ucapnya.
Banjir juga mengakibatkan akses jalan di kawasan Gebang Raya lumpuh. Kamaluddin menambahkan, 60 personel, sejumah truk dan perahu BPBD telah diterjunkan untuk menangani banjir.
"Kita fokus melakukan mobile warga. Memang sudah tugas kami, menangani warga sebelum banjir sampai setelah banjir," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews