Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com–Hujan lebat yang mengguyur Kota Tangerang pada Selasa (25//2020) dini hari, mengakibat sejumlah titik kebanjiran.
Sekretaris BPBD Kota Tangerang Edi Sofyan mengatakan terdapat 13 titik banjir di Kota Tangerang per siang ini.
"Kemarin beberapa lokasi di Kecamatan Periuk sudah mulai surut, namun hujan deras yang melanda wilayah Tangerang dan sekitarnya pada Senin malam sampai pagi hari tadi, membuat ketinggian air kembali naik," ujarnya.
Bahkan, lanjut Edi, hujan lebat tersebut juga membuat air menggenangi beberapa wilayah lain di Kota Tangerang.
Menurutnya, DAS Kali Angke juga terkena imbas seperti Ciledug Indah, Pinang Griya termasuk di Komplek DDN, Ganda Asri 2 kemudian Perumahan Puri Kartika hingga Wisma Tajur.
"DAS Cisadane masih terkendali," imbuhnya.
Edi juga menerangkan, untuk ketinggian air bervariasi dengan yang paling parah ada di wilayah Periuk.
"Kalau yang di Karang Tengah dan Ciledug itu antara 30 - 60 centimeter, yang paling parah di Periuk mencapai 1,5 meter," ungkapnya.
"Petugas sudah kami terjunkan ke lokasi, untuk Periuk dari kemarin sudah stand by, posko banjir, dapur umum dan posko kesehatan sudah di dirikan, bantuan juga terus kami distribusikan," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews