Connect With Us

Kapolda Intruksikan Warga Terdampak Banjir di Periuk Mengungsi

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 25 Februari 2020 | 16:40

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana meninjau lokasi banjir di Periuk, Kota Tangerang. Kapolda menyampaikan kepada warga terdampak banjir. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengintruksikan warga terdampak banjir di Kelurahan Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang yang masih bertahan untuk pindah sementara ke pengungsian demi keselamatan. 

"Dari BMKG sudah mengingatkan khususnya dari daerah yang memang selama ini jadi langganan banjir untuk warga dengan kesadaran sendiri mengungsi ke tempat lebih aman," ujar Nana saat meninjau lokasi banjir di Kelurahan Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, Selasa (25/2/2020). 

Menurutnya upaya evakuasi warga telah dilakukan. Namun, masih banyak warga yang memilih bertahan di rumah. Padahal, pemukimannya dilanda banjir. Berdasarkan pendataan khusus di Periuk, baru 170 jiwa yang mengungsi dari 1.882 jiwa terdampak banjir. 

"Imbauan kami, ketika hujan deras menjadi genangan bisa berdampak pada keselamatan warga. Maka, mereka harus menyelamatkan diri," katanya. 

Kapolda mengatakan pihaknya telah menerjukan seratus anggota untuk memastikan pengamanan warga beserta barang-barang berharga di lokasi banjir Periuk. Selain itu, anggota yang bertugas juga membantu melakukan evakuasi dan pelayanan. 

"Pemda sudah siapkan pengungsian. Kami tentu akan mengamankan rumah-rumah yang akan ditinggal warga. Kami juga berikan pelayanan logistik," imbuhnya. 

Kapolda menambahkan saat ini kawasan Periuk masih dilanda banjir dengan ketinggian air paling dalam 120 sentimeter. Banjir, kata dia, diakibatkan karena tingginya curah hujan hingga mengakibatkan sungai meluap. 

"Hujan sudah mereda. Kami harapkan ke depan tentunya air akan segera menyusut. Sejauh ini dari pemda sudah memaksimalkan 14 pompa air untuk menormalkan air," pungkasnya. (RAZ/RAC)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill