Connect With Us

AIESEC Ajak Pemuda dari Lima Negara Perkenalkan Budaya di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 4 Maret 2020 | 14:43

Sejumlah pemuda peserta AIESEC dari lima negara perkenalkan budaya mereka masing-masing dalam event Global Village di Main Atrium, Tangcity Mall, Kota Tangerang, Minggu (23/2/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pemuda yang berasal dari dari China, Taiwan, Malaysia, India dan Korea Selatan, menampilkan pertunjukan khas dari negara masing-masing di Main Atrium, Tangcity Mall, Kota Tangerang, Minggu (23/2/2020).

Kegiatan ini merupakan program, Global Village yang digelar Organisasi sosial non-politik internasional, AIESEC, untuk menciptakan perdamaian dunia dengan membangun pemahaman budaya antar negara. Tujuannya supaya tidak terjadi konflik yang berlatar belakang suku, ras dan agama.

Sejumlah pemuda peserta AIESEC dari lima negara perkenalkan budaya mereka masing-masing dalam event Global Village di Main Atrium, Tangcity Mall, Kota Tangerang, Minggu (23/2/2020).

Global Village senddiri digelar di seluruh belahan dunia. Tangerang menjadi salah satu kota di Indonesia yang dipilih. Dengan tagline #BringTheWorldtoTangerang dan #PeaceThroughDiversity, para pemuda pewakilan negara (Exchange Participant atau EP), termasuk Indonesia, di event ini memamerkan budaya mereka masing-masing, mulai dari makanan, lagu, tari-tarian, tempat bersejarah dan lain-lain.

Sejumlah pemuda peserta AIESEC dari lima negara perkenalkan budaya mereka masing-masing dalam event Global Village di Main Atrium, Tangcity Mall, Kota Tangerang, Minggu (23/2/2020).

Selain itu, pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan peserta yang berasal dari negara tersebut.  Acara dimulai dengan pembukaan dari Local Committee President dari AIESEC in Prasetiya Mulya, diikuti dengan pidato dari Organization Committee President dari Global Village AIESEC in Prasetiya Mulya.

Lalu, acara dihebohkan dengan sambutan yel yel yang khas dari AIESEC yang diperkenalkan dalam bentuk parade. Setiap peserta juga meriahkan acara dengan menampilkan pertunjukan khas. Selain itu, Global Village juga mengadakan permainan tradisional seperti bakiak dan lompat tali, yang mengajak penonton untuk ikut bermain.

Acara Global Village ini juga tidak akan dapat berjalan tanpa bantuan sponsor dari RoomMe, dengan tagline Bahagia itu Sederhana, dan juga berbagai media partner lainnya seperti Kompas Corner, Rintisan Startup, Media Event, Pusat Bazaar, dan Youth Offers. (RAZ/RAC)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

KAB. TANGERANG
Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:51

Ruas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill